MAKASSAR – Partai Demokrat bergerak cepat mengisi kekosongan kepemimpinan di DPC Kota Makassar setelah Aliyah Mustika Ilham mengundurkan diri dari partai.
Ketua Umum DPP Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menunjuk Anggota DPR RI Dapil Sulsel II, Andi Muzakkir Aqil, sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Ketua DPC Partai Demokrat Kota Makassar.
Penunjukan tersebut mendapat dukungan dari Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) Partai Demokrat Sulsel, Andi Januar Jaury Dharwis.
Menurut Andi Januar, pergantian kepemimpinan merupakan bagian dari dinamika organisasi yang wajar.
Ia menilai momentum tersebut menjadi kesempatan memperkuat konsolidasi sekaligus melakukan regenerasi kepemimpinan di tubuh Partai Demokrat Makassar.
“Kami tentu menghargai kontribusi Ibu Aliyah Mustika Ilham selama ini. Tidak bisa dipungkiri, beliau adalah salah satu figur yang memiliki peran elektoral bagi Partai Demokrat, khususnya di Kota Makassar,” ujar Andi Januar, Senin (27/7/2026).
Meski demikian, mantan Anggota DPRD Sulsel itu menegaskan Partai Demokrat tidak bergantung pada satu tokoh.
Menurutnya, kekuatan partai saat ini bertumpu pada struktur organisasi, kaderisasi, dan jaringan hingga tingkat akar rumput.
“Partai Demokrat tidak dibangun hanya satu figur. Kekuatan kami hari ini justru terletak pada struktur, kaderisasi, dan jaringan yang terus berkembang sampai ke akar rumput,” katanya.
Andi Januar mengatakan rotasi kepemimpinan bukan kerugian bagi partai.
Sebaliknya, pergantian tersebut menjadi peluang memperkuat organisasi menghadapi agenda politik mendatang.
“Kalau pun ada dinamika seperti ini, kami melihatnya bukan sebagai kerugian semata, tetapi juga sebagai momentum untuk melakukan penguatan dan regenerasi kepemimpinan di tingkat daerah,” ujarnya.
Ia optimistis proses konsolidasi yang sedang berjalan akan membuat Demokrat Sulsel, termasuk DPC Kota Makassar, semakin solid menghadapi Pemilu 2029.
“Saya optimistis, dengan konsolidasi yang sedang berjalan, Partai Demokrat di Sulsel, termasuk Kota Makassar, akan semakin solid dan siap menghadapi tantangan politik ke depan,” tandasnya.
Penunjukan Andi Muzakkir Aqil tertuang dalam Surat Keputusan DPP Partai Demokrat yang diserahkan Sekretaris Jenderal DPP Partai Demokrat Herman Khaeron.
Penyerahan SK turut didampingi Sekretaris I Badan Pembinaan Organisasi, Keanggotaan, dan Kaderisasi (BPOKK) DPP Partai Demokrat, I Made Rai Edi Astawa, Minggu (26/7/2026).
Keputusan tersebut ditandatangani Ketua Umum DPP Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono bersama Sekjen Herman Khaeron usai rangkaian Commanders Call DPP Partai Demokrat di Trans Hotel Cibubur.
Sebelumnya, Aliyah Mustika Ilham mengundurkan diri dari Partai Demokrat setelah sekitar 10 bulan menjabat sebagai Plt Ketua DPC Partai Demokrat Kota Makassar sejak 13 Juni 2025.
Pengunduran diri Aliyah juga telah dikonfirmasi Ketua DPD I Partai Golkar Sulsel, Ilham Arief Sirajuddin (IAS).
IAS menyebut proses pengunduran diri tersebut telah rampung sekitar dua bulan lalu.
“Sudah diterima. Langsung diterima Sekjen. Dulu pernah ada beritanya,” kata IAS saat ditemui di Sekretariat DPD I Partai Golkar Sulsel, Jumat (17/7/2026) belum lama ini.
Menurut IAS, Aliyah kini sudah tidak lagi menjadi kader Partai Demokrat. (*)
- Kak Seto-PKBM Era Widyawati Sinergi Hapus Stigma Anak Binaan Lewat Gerakan Literasi Digital - 27 Juli 2026
- Usai Aliyah Mundur, AHY Tunjuk Andi Muzakkir Aqil Pimpin Demokrat Makassar - 27 Juli 2026
- Dubes Australia Resmikan Pojok Baca di Al-Markaz Makassar, Hadirkan Koleksi Sejarah hingga Budaya Australia - 27 Juli 2026
