ENREKANG – Sebanyak 14 siswa SDN 172 Enrekang mendapat pengalaman berbeda dengan berdiskusi langsung bersama pelajar asal Korea Selatan melalui program Global Youth Network (GYN).
Pertemuan daring yang digelar Gugah Nurani Indonesia (GNI) Enrekang CDP bersama Good Neighbors pada 22–23 Juli 2026 itu menjadi wadah bagi anak-anak untuk bertukar pengalaman mengenai aksi pelestarian lingkungan sekaligus memperkuat komitmen mendukung Sustainable Development Goals (SDGs).
Kegiatan yang dipusatkan di SDN 172 Enrekang tersebut membagi peserta ke dalam dua kelompok pembahasan, yakni SDG 6 tentang Air Bersih dan Sanitasi serta SDG 13 mengenai Perubahan Iklim.
Melalui pertemuan virtual, para siswa dari Indonesia dan Korea Selatan saling berbagi pengalaman tentang berbagai kegiatan lingkungan yang telah dilakukan di negara masing-masing.
Mereka juga menyusun komitmen bersama yang akan diwujudkan setelah program berakhir sebagai bentuk kepedulian terhadap isu lingkungan global.
Program tersebut merupakan lanjutan dari rangkaian pembelajaran luring yang telah berlangsung pada 13–17 Juli 2026.
Dengan demikian, peserta tidak hanya menerima materi di dalam kelas, tetapi juga memperoleh kesempatan berdialog langsung dengan teman sebaya dari negara lain.
Ketua Forum Anak Kabupaten Enrekang, Mutmainnah, menilai kegiatan seperti ini penting untuk membentuk karakter anak agar peduli terhadap lingkungan sejak usia dini.
Menurutnya, program tersebut juga sejalan dengan semangat Forum Anak Masserempulu Enrekang (FAME) yang mendorong anak-anak menjadi agen 2P (Pelopor dan Pelapor) dalam menciptakan lingkungan yang bersih dan layak huni.
“Harapan kami, semoga kegiatan-kegiatan seperti ini ke depannya tetap dapat dilakukan secara rutin dan merata, sehingga anak-anak mendapatkan edukasi sejak dini mengenai cara menjaga lingkungan yang baik dan benar,” ujar Mutmainnah.
Sementara itu, Fasilitator Sektor Pendidikan GNI Enrekang CDP, Richa Mauliana, mengatakan program Global Youth Network bukan sekadar mempertemukan anak-anak dari dua negara.
Ia menyebut kegiatan tersebut juga menjadi sarana membangun rasa saling menghormati, memperluas wawasan global, sekaligus mempelajari praktik-praktik baik dalam menghadapi persoalan lingkungan.
Menurutnya, pengalaman yang diperoleh peserta diharapkan dapat diterapkan di lingkungan sekolah maupun masyarakat sehingga semakin banyak anak yang menjadi pelopor perubahan dalam menjaga kelestarian lingkungan.
“Melalui kolaborasi internasional ini, GNI Enrekang CDP berharap lahir generasi muda yang tidak hanya memiliki kepedulian terhadap lingkungan, tetapi juga mampu berkontribusi nyata dalam mewujudkan pembangunan berkelanjutan, dimulai dari lingkungan terdekat mereka,” tutupnya. (*)
- Siswa SDN 172 Enrekang Diskusi Bareng Pelajar Korea Soal Lingkungan, Tanamkan Kepedulian Sejak Dini - 25 Juli 2026
- Dukung Pilah Sampah dari Rumah, Pemuda Muhammadiyah Makassar Minta Pemkot Percepat Regulasi - 24 Juli 2026
- Kontingen INKANAS Maros Siap Bertanding, Optimis Juara di Kejurda Piala Kapolda Sulsel - 24 Juli 2026
