JAKARTA, INDEPENDENews.com – Muhammadiyah menetapkan 11 Maret sebagai hari pertama puasa atau 1 Ramadhan.
Sementara Idul Fitri atau 1 Syawal 1445 Hijriah jatuh pada 10 April 2024.
Penetapan itu disampaikan langsung dalam konferensi pers Maklumat Hasil Hisab Awal Ramadhan, Syawa; & Dzulhijjah 1445 Hijriah oleh PP Muhammadiyah.
Ketua Pengurus Pusat Muhammadiyah Prof Haedar Nasir mengatakan penetapan ini dilakukan berdasarkan pedoman hisab yang memang dipedomani oleh PP Muhammadiyah.
“Telah memutuskan berdasarkan hisab yang dipedomanin PP Muhammadiyah bahwa awal puasa Ramadhan tahun ini jatuh pada hari Senin tanggal 11 maret 2024,” kata dia dalam konferensi pers, Sabtu (21/1/2024) dilansir cnnindonesia.com.
Dengan begitu, Idul Fitri atau lebaran akan jatuh pada Rabu, 10 April 2024.
Kemudian Idul Adha akan jatuh pada Senin, 17 Juni 2024.
Dalam kesempatan itu, Haedar mengatakan bisa jadi awal puasa dan lebaran akan berbeda dengan penetapan yang nanti dilakukan pemerintah.
Tapi bisa saja, dalam mengawali puasa memang berbeda tapi saat lebaran justru jatuh di hari yang sama.
“Boleh jadi nanti ada perbedaan awal dan dimungkinkan ada kesamaan Idul Fitri,” katanya.
Terkait penetapan ini Haedar memastikan tak ada maksud mendahului pihak manapun untuk mengumumkan awal puasa.
Hal ini telah dilakukan sejak lama dan biasanya memang terdapat perbedaan antara penetapan pemerintah dan Muhammadiyah.
- Empat Siswa SMAS Ranu Harapan Makassar Lulus SNBP 2026, Jurusan Bahasa Mandarin hingga Ilmu Kelautan - 1 April 2026
- Kopdar Perdana Setelah 11 Tahun Via Online, MRR: Momen Perkuat Silaturahmi Alumni Unhas - 30 Maret 2026
- Hadiri Syawalan, Gubernur Sulsel Apresiasi Peran Dakwah Muhammadiyah hingga Beri Bantuan - 30 Maret 2026
