MAKASSAR – Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kakanwil Kemenag) Sulawesi Selatan, Ali Yafid menegaskan seluruh proses pelantikan dan penyerahan Surat Keputusan (SK) Pegawai Negeri Sipil (PNS) formasi 2025 berlangsung tanpa pungutan liar (pungli).
Penegasan itu disampaikan Ali Yafid usai menyerahkan SK PNS secara simbolis di Aula Kanwil Kemenag Sulsel, Makassar, Kamis 21 Mei 2026.
“Saya tetap berkomitmen untuk berdiri tegak lurus di jalur mempertahankan integritas selaku aparatur Kementerian Agama,” tegas Ali Yafid.
Ia memastikan seluruh tahapan pelantikan hingga penyerahan SK PNS maupun PPPK dilakukan secara gratis tanpa biaya apa pun.
“Seluruh proses pelantikan dan penyerahan SK ini gratis. Jadi kalau ada rumor yang berkembang di luar, itu hoaks. Saya tidak pernah menginstruksikan hal tersebut, bahkan berkomitmen menghindari dan menghilangkannya,” ujarnya.
Ali Yafid berharap komitmen integritas tersebut dapat menjadi budaya kerja bagi aparatur generasi baru di lingkungan Kementerian Agama Sulsel.
“Semoga komitmen dan nilai integritas ini bisa ditularkan, diwariskan, serta menjadi teladan dan praktik baik bagi ASN baru Kemenag Sulsel,” katanya.
Dalam pelantikan CPNS Kementerian Agama formasi 2025 yang digelar secara nasional oleh Menteri Agama RI, Ali Yafid juga menekankan pentingnya menjaga etika, akhlak, dan profesionalisme sebagai aparatur sipil negara.
Di hadapan 670 CPNS Kemenag se-Sulsel yang mengikuti prosesi secara hybrid.
Ia mengingatkan bahwa ASN Kementerian Agama harus mampu menjaga citra institusi di tengah tingginya sorotan publik.
“Yang dilihat hari ini adalah etika adik-adik semuanya,” ucapnya.
Ia juga berpesan agar para CPNS tetap menghormati orang tua dan guru yang telah berjasa dalam perjalanan mereka hingga berhasil menjadi ASN.
“Jangan pernah durhaka, jangan pernah mengabaikan orang tua kalau ingin bahagia dunia dan akhirat,” pesannya.
Selain menekankan integritas dan etika, Ali Yafid turut mendorong lahirnya inovasi layanan publik berbasis digital di lingkungan Kementerian Agama.
“Kalau perlu buat aplikasi, supaya masyarakat tidak perlu datang lagi ke kantor,” katanya.
Menutup sambutannya, Ali Yafid mengajak seluruh CPNS menjaga marwah Kementerian Agama sekaligus mendukung penguatan zona integritas menuju birokrasi yang bersih, profesional, dan melayani.
Diketahui, sebanyak 16.138 PNS Kementerian Agama RI formasi 2025 mengikuti pelantikan secara nasional.
Khusus Sulawesi Selatan, sebanyak 670 CPNS resmi dilantik dengan rincian formasi Penyuluh Agama 203 orang, Penghulu 110 orang, Guru 263 orang, dan JFT lainnya sebanyak 94 orang.
Berikut penempatan PNS Kemenag Sulsel formasi 2025 :
Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bantaeng 11
Kantor Kementerian Agama Kabupaten Barru 7
Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bone 64
Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bulukumba 25
Kantor Kementerian Agama Kabupaten Enrekang 33
Kantor Kementerian Agama Kabupaten Gowa 22
Kantor Kementerian Agama Kabupaten Jeneponto 22
Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kepulauan Selayar 45
Kantor Kementerian Agama Kabupaten Luwu 48
Kantor Kementerian Agama Kabupaten Luwu Timur 44
Kantor Kementerian Agama Kabupaten Luwu Utara 23
Kantor Kementerian Agama Kabupaten Maros 11
Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pangkajene Kepulauan 41
Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pinrang 22
Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sidenreng Rappang 19
Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sinjai 23
Kantor Kementerian Agama Kabupaten Soppeng 22
Kantor Kementerian Agama Kabupaten Takalar 8
Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tana Toraja 56
Kantor Kementerian Agama Kabupaten Toraja Utara 16
Kantor Kementerian Agama Kabupaten Wajo 32
Kantor Kementerian Agama Kota Makassar 25
Kantor Kementerian Agama Kota Palopo 34
Kantor Kementerian Agama Kota Parepare 12
Kanwil Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Selatan 5.
