INDEPENDENews.com, MAKASSAR – Dosen Universitas Handayani Makassar (UHM) berhasil memperoleh dana hibah penelitian dan pengabdian kepada masyarakat dengan total mencapai Rp1,5 miliar pada 2026.
Dana hibah tersebut diperoleh melalui sejumlah program pendanaan dari Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek) RI, Kementerian Kebudayaan RI, hingga Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN).
Sebanyak 19 dosen Universitas Handayani Makassar tercatat berhasil lolos sebagai penerima hibah tersebut.
Rektor Universitas Handayani Makassar, Prof. Dr. Muhammad Yaumi, M.Hum., M.A., menyampaikan apresiasi atas capaian para dosen yang telah berjuang menghasilkan proposal penelitian dan pengabdian kepada masyarakat hingga berhasil memperoleh pendanaan.
“Terima kasih kepada para dosen hebat yang telah berjuang dengan sungguh-sungguh sehingga mendapatkan hasil yang luar biasa pula,” ujar Prof. Muhammad Yaumi.
Pernyataan tersebut disampaikan usai kegiatan Wisuda Program Magister dan Sarjana Angkatan XXV yang dirangkaikan dengan Dies Natalis ke-XXX Universitas Handayani Makassar di Hotel Claro Makassar, Jalan AP Pettarani, Sabtu (31/10/2026) belum lama ini.
Ia menjelaskan, 19 dosen penerima hibah tersebut menjalankan kegiatan penelitian secara berkelompok. Dalam satu kelompok, terdapat tiga hingga empat dosen yang berkolaborasi menyusun dan melaksanakan penelitian.
Menurutnya, capaian pendanaan sebesar Rp1,5 miliar tersebut merupakan hasil kerja keras dan kolaborasi sivitas akademika UHM dalam mengembangkan budaya penelitian dan pengabdian kepada masyarakat.
Raih Hibah dari Berbagai Program
Prof. Muhammad Yaumi menjelaskan, hibah yang berhasil diperoleh dosen UHM berasal dari sejumlah skema pendanaan.
Di antaranya Hibah Penelitian Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan (Ditjen Risbang) Kemendiktisaintek RI, Hibah Riset Indonesia Raya dari Kementerian Kebudayaan RI, serta Hibah Riset Kolaborasi Eksternal.
Selain itu, terdapat pula hibah Kemitraan dalam Penerapan Teknologi Tepat Guna dan Hibah Program Penguatan Perguruan Tinggi Swasta (PP-PTS) melalui Direktorat Kelembagaan Ditjen Dikti Kemendiktisaintek RI.
Beragamnya skema pendanaan tersebut diharapkan dapat memperluas ruang kolaborasi dosen sekaligus mendorong lahirnya penelitian dan inovasi yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.
Rektor Dorong Dosen Terus Berinovasi
Lebih lanjut, Prof. Muhammad Yaumi berharap perolehan hibah tersebut dapat semakin mengharumkan nama Universitas Handayani Makassar sebagai perguruan tinggi yang terus berkembang, mencerahkan, dan berkemajuan.
Ia menegaskan, tantangan dosen di perguruan tinggi saat ini tidak hanya sebatas menjalankan kegiatan pembelajaran, tetapi juga dituntut untuk terus menghasilkan karya ilmiah, penelitian, serta inovasi yang inspiratif.
Menurutnya, dosen memiliki tanggung jawab besar dalam menjalankan Tri Dharma Perguruan Tinggi yang mencakup tiga aspek utama.
Ketiga aspek tersebut adalah pendidikan dan pengajaran, penelitian dan pengembangan, serta pengabdian kepada masyarakat.
“Karena itu, tugas utama seorang dosen di perguruan tinggi harus berlandaskan pada Tri Dharma Perguruan Tinggi, yakni pendidikan dan pengajaran, penelitian dan pengembangan, serta pengabdian kepada masyarakat,” jelasnya.
Ia berharap capaian hibah tahun 2026 ini menjadi motivasi bagi seluruh dosen UHM untuk meningkatkan produktivitas penelitian, memperkuat kolaborasi, serta menghasilkan inovasi yang mampu menjawab berbagai persoalan di tengah masyarakat.
Dengan demikian, keberhasilan memperoleh hibah tidak hanya menjadi capaian institusi, tetapi juga menjadi langkah nyata Universitas Handayani Makassar dalam meningkatkan kualitas pendidikan tinggi, memperkuat budaya riset, dan memberikan kontribusi bagi pembangunan bangsa.
Prosesi wisuda dihadiri sejumlah tokoh penting, di antaranya Ketua Dewan Pembina/Pendiri Yayasan Universitas Handayani Makassar Dr. Moh. Alifuddin beserta jajaran, perwakilan Kementerian Pertanian Dr. Ir. Muhammad Taufik Ratule, M. Si., serta Plt. Kepala LLDIKTI Wilayah IX Prof. Dr. dr. Budu, Ph.D.
Hadir pula Ketua, Sekretaris, dan Anggota Senat Universitas Handayani Makassar, Dewan Pembina Yayasan, para wakil rektor, dekan, serta jajaran pimpinan dan civitas akademika. (*)
- Nekat Sadap Presiden Prabowo Subianto, LSP Ditetapkan Tersangka - 4 November 2026
- Hibah Penelitian Dosen Handayani Makassar Tembus Rp1,5 Miliar, Rektor Apresiasi Penerima - 4 November 2026
- 15 Anggota Majelis Masyayikh Dikukuhkan, Diminta Perkuat Mutu Pesantren - 4 November 2026

