SELAYAR – Program Gerakan Menanam Lima Juta Pohon Kelapa (GEMERLAP) yang digagas Pemerintah Kabupaten Kepulauan Selayar mendapat dukungan dari Sekolah Pascasarjana Universitas Hasanuddin (Unhas).
Dukungan tersebut diwujudkan melalui sosialisasi Program Studi Sistem-Sistem Pertanian yang digelar di Ruang Pola Kantor Bupati Kepulauan Selayar, Jumat (10/7/2026).
Kegiatan itu diterima langsung oleh Wakil Bupati Kepulauan Selayar, Drs. H. Muhtar, MM, dan dihadiri sekitar 100 peserta dari berbagai unsur pemerintah, akademisi, hingga masyarakat.
Dalam sambutannya, Muhtar menegaskan bahwa GEMERLAP bukan sekadar program penanaman pohon kelapa, melainkan investasi jangka panjang yang akan menjadi warisan berharga bagi generasi mendatang.
Menurutnya, potensi kelapa di Kabupaten Kepulauan Selayar sangat besar dan dapat dikembangkan menjadi kekuatan ekonomi masyarakat jika dikelola secara berkelanjutan.
“Program GEMERLAP bukan hanya menanam lima juta pohon kelapa, tetapi merupakan agenda legacy bagi anak cucu kita. Potensi kelapa harus dimanfaatkan semaksimal mungkin dan membutuhkan kolaborasi dari berbagai pihak, termasuk perguruan tinggi,” ujarnya.
Mewakili Sekolah Pascasarjana Unhas, Dr. Ariady Arsal menjelaskan bahwa Program Studi Sistem-Sistem Pertanian telah berkontribusi dalam pembangunan pertanian berkelanjutan sejak 1984.
Sebagai putra daerah Selayar, Ariady mengaku memiliki komitmen untuk ikut membangun sumber daya manusia di kampung halamannya melalui pendidikan tinggi.
Ia menyatakan siap mendampingi putra-putri terbaik Selayar yang ingin melanjutkan studi ke jenjang Magister Sistem-Sistem Pertanian, program magister lainnya, hingga program doktor di Sekolah Pascasarjana Unhas.
“Kolaborasi antara Unhas dan Pemerintah Kabupaten Selayar dalam mendukung GEMERLAP sangat terbuka. Tidak hanya melalui Program Studi Sistem-Sistem Pertanian, tetapi juga berbagai program studi lain di Sekolah Pascasarjana,” katanya.
Ariady mengungkapkan, Unhas saat ini juga telah melakukan sejumlah penelitian yang mendukung keberhasilan program GEMERLAP.
Selain itu, berbagai kegiatan pengabdian kepada masyarakat tahun 2026 juga telah dilaksanakan di Kabupaten Kepulauan Selayar sebagai bentuk kontribusi nyata perguruan tinggi terhadap pembangunan daerah.
Sosialisasi tersebut mendapat sambutan antusias dari peserta. Sekitar 100 peserta yang hadir aktif berdiskusi dan menyampaikan ketertarikan untuk melanjutkan pendidikan di Sekolah Pascasarjana Unhas.
Di antaranya, Ummi Azimar dan Nur Ilma Arifin yang secara terbuka menyampaikan minat untuk melanjutkan studi sekaligus berharap dapat memperoleh bimbingan dari Ariady Arsal.
Dukungan juga datang dari pamong senior Kabupaten Kepulauan Selayar, Sultandar Zulkarnain, yang menilai kehadiran Sekolah Pascasarjana Unhas akan menjadi penguatan penting dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia sekaligus mendukung pembangunan pertanian berbasis riset di daerah kepulauan.
Melalui sinergi antara Pemerintah Kabupaten Kepulauan Selayar dan Universitas Hasanuddin, program GEMERLAP diharapkan tidak hanya memperkuat sektor perkebunan kelapa, tetapi juga melahirkan inovasi dan sumber daya manusia unggul yang mampu mewujudkan pembangunan pertanian berkelanjutan di Bumi Tanadoang. (*)
