Kalahkan Kota dan Provinsi O2SN Bulutangkis, Siswa SMP Muhammadiyah 13 Makassar Melaju Nasional

MAKASSAR – Usai lolos ajang Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) Cabang Bulutangkis Putri tingkat Kota Makassar, Sabtu (13/6/2026) belum lama ini, Ananda Juanita Alfahirah, siswa utusan SMP Muhammadiyah 13 Makassar kembali sukses meraih juara 1 pada O2SN Tingkat Provinsi Sulawesi Selatan tahun 2026.

Keberhasilan tersebut memastikan Juanita menjadi delegasi Provinsi Sulawesi Selatan yang akan berlaga pada O2SN Tingkat Nasional pada bulan agustus 2026 mendatang.

Ia membawa nama Sulawesi Selatan sekaligus mengharumkan SMP Muhammadiyah 13 Makassar di kancah nasional.

Prestasi Juanita diumumkan pada penutupan O2SN Provinsi Sulawesi Selatan yang berlangsung di Makassar.

Dalam dokumentasi kegiatan, Juanita tampak menerima piagam penghargaan dan membawa trofi juara sebagai bukti keberhasilannya menjadi yang terbaik di tingkat provinsi.

Kemenangan ini menjadi kebanggaan besar bagi keluarga besar SMP Muhammadiyah 13 Makassar. Selain menunjukkan kemampuan akademik, sekolah juga dinilai berhasil membina potensi peserta didik di bidang olahraga melalui pembinaan yang berkelanjutan.

Kepala SMP Muhammadiyah 13 Makassar, Ibrahim Abdurahman, S.S., M.Pd., Gr., menyampaikan rasa syukur atas capaian yang diraih siswanya.

Menurutnya, prestasi tersebut merupakan buah dari kerja keras siswa, dukungan orang tua, serta pembinaan intensif dari para pelatih dan guru.

“Alhamdulillah, kami sangat bersyukur atas prestasi yang diraih ananda Juanita Alfahirah. Ini adalah kebanggaan bagi sekolah, keluarga, dan masyarakat Muhammadiyah. Kami memberikan dukungan penuh agar Juanita dapat mempersiapkan diri sebaik mungkin menghadapi O2SN tingkat nasional. Sekolah akan terus mendampingi, memfasilitasi kebutuhan latihan, serta memberikan motivasi agar mampu tampil maksimal dan mengharumkan nama Sulawesi Selatan serta SMP Muhammadiyah 13 Makassar,” ujar Ibrahim Abdurahman, Kamis (9/7/2026).

Ia berharap keberhasilan tersebut dapat menjadi inspirasi bagi siswa lainnya untuk terus berprestasi, baik di bidang akademik maupun nonakademik.

Dengan keberhasilan ini, ia kembali menegaskan komitmennya dalam mencetak generasi yang unggul, berkarakter, dan berprestasi sesuai semangat sekolah, “Kuat Agamanya, Kuat Dunianya.”

Ia pula menyebut bahwa sekolahnya memberikan ruang khusus bagi siswa untuk mengasah hobi dan bakat mereka di luar jam pelajaran formal.

“Untuk pembinaan olahraga di sekolah, selain pembelajaran dalam bentuk intrakurikuler, juga kami laksanakan dalam bentuk ekstrakurikuler. Bahkan, kami mengkhususkan satu hari penuh, yakni di hari Sabtu, di mana siswa difokuskan untuk kegiatan ekstrakurikuler,” jelas Ibrahim.

Tak hanya mengandalkan program sekolah, pihak sekolah juga sangat mendukung para siswa untuk berkembang di luar lingkungan sekolah melalui klub-klub profesional.

“Selain pembinaan di sekolah, anak-anak kami juga sangat aktif sebagai siswa binaan di beberapa club pembinaan luar. Mulai dari olahraga Futsal, Bulutangkis, hingga Softball,” pungkasnya. (*)