INDEPENDENews.com – Prestasi membanggakan kembali dicatatkan oleh Santri Madrasah Aliyah (MA) Pondok Pesantren An Nur Tompobulu Maros di kancah nasional.
Dua santri An Nur, Muh Aslam Khairul Anam dan Andi Qhaizar Rakha Mappugau, meraih juara dalam gelaran Open Turnamen Pencak Silat Baddare Situru Cup 2025.
Kegiatan ini dilaksanakan di Gedung SKB Taman Wisata Bantimurung Kabupaten Maros, 17-20 April 2025 lalu.
Dalam debut pertama mereka dalam turnamen pencak silat, keduanya membuat kejutan dengan raihan gelar yang fantastis.
Muh Aslam Khairul Anam yang merupakan santri kelas 12 MA An Nur Tompubulu Maros menyabet juara 1 dalam kategori Fighter Kelas Dewasa.
Lalu Andi Qhaizar Rakha Mappugau (santri kelas 10 MA An Nur) meraih juara II dalam kategori Fighter Kelas Remaja.
Kejuaraan ini diikuti sedikitnya 377 pesilat dari berbagai daerah di Indonesia.
Namun, keduanya mampu bersaing dengan sengit dan menunjukkan performa luar biasa di kelas tanding.
“Alhamdulillah juara. Pesertanya banyak, ada 377 pesilat, dari Maros, Makassar, Pangkep, Gowa, Bulukumba, dan banyak lagi daerah lainnya,” ujar Aslam, yang memang selalu ditunjuk menjadi asisten pelatih Tapak Suci Putra An Nur Tompobulu Maros jika sang pelatih berhalangan.
Sementara itu, Qhaisar, mengaku cukup kaget, pada pengalaman pertamanya mengikuti turnamen pencak silat, bisa meraih juara 2 fighter kelas remaja.
“Cukup kaget, tidak menyangka karena ini pengalaman pertama saya bertanding. Dan ini membuat saya semakin semangat untuk latihan. Teruslah berjuang, sampai hasilnya seperti yang diinginkan,” tutur Qhaizar, Kamis (24/4/2025).
Dikatakannya, pengalaman ini sangat berharga. Ke depan akan terus berusaha menjadi yang
“Balajarlah dari kegagalan, karena kegagalan adalah motivasi,” tandasnya.
Kepala Madrasah Aliyah (MA) An Nur Tompobulu, Muh Sapar Hamid ST, mengucapkan selamat dan kebanggaan atas raihan prestasi santri Madrasah Aliyah An Nur.
Menurutnya, Prestasi ini tidak hanya menggambarkan kemampuan akademik siswa-siswa An Nur yang unggul, tetapi juga menunjukkan keunggulan dalam kegiatan ekstrakurikuler.
“Kemenangan ini diharapkan memberikan inspirasi dan semangat bagi siswa-siswa lainnya untuk mengikuti jejak yang sama dan mengasah potensi mereka dalam berbagai bidang,” harap Kamad.
Keberhasilan Madrasah Aliyah An Nur juga menunjukkan bahwa pendidikan agama dapat beriringan dengan prestasi gemilang di bidang lain. (*)
- Ratusan Mahasiswa Hadiri Acara Dialog Diplomat Konsulat Jenderal Australia di Makassar - 11 Desember 2025
- Banjir Tak Kunjung Selesai, Warga Blok 10 Desak Pemprov Sulsel Turun Tangan - 11 Desember 2025
- Kolaborasi Unismuh–Ponpes Ummul Mukminin ‘Aisyiyah: Santriwati Dibekali Teknik Menulis Karya Inspiratif - 11 Desember 2025
