Muhammadiyah Kota Makassar Bareng Komunitas Muslim Tionghoa Perkuat Dakwah Inklusif

Makassar12 Dilihat

MAKASSAR – Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Makassar melalui Lembaga Dakwah Komunitas (LDK) menggelar pengajian bersama Komunitas Muslim Tionghoa hasil kolaborasi dengan Pengurus Persatuan Islam Tionghoa Indonesia (PITI) Kota Makassar.

Kegiatan ini berlangsung khidmat digelar di Kantor Pusat Dakwah Islamiyah Muhammadiyah (Pusdim) Jl. Gunung Lompobattang No 201 Makassar, Minggu (12/7/2026).

Hal ini menjadi bagian dari upaya memperkuat dakwah Muhammadiyah yang inklusif, adaptif, dan berkemajuan.

Pengajian tersebut dihadiri jajaran pengurus LDK PDM Kota Makassar, pengurus PITI, serta anggota Komunitas Muslim Tionghoa.

Selain menjadi ruang silaturahmi, kegiatan juga menjadi momentum mempererat sinergi dakwah lintas komunitas di Kota Makassar.

Wakil Ketua PD Muhammadiyah Kota Makassar Abd. Haris Azis, mengatakan kolaborasi ini diharapkan mampu memperluas jangkauan dakwah Muhammadiyah kepada seluruh lapisan masyarakat.

“Penguatan kolaborasi dengan Komunitas Muslim Tionghoa diharapkan dapat berlangsung secara masif sehingga dakwah Muhammadiyah yang mencerahkan dan menggembirakan semakin berkembang sebagai dakwah yang inklusif, adaptif, dan progresif, sejalan dengan semangat Islam Berkemajuan,” ujarnya.

Ia menambahkan, kerja sama antara LDK PDM Kota Makassar dan PITI menjadi langkah strategis dalam membangun ukhuwah Islamiyah sekaligus memperkuat pembinaan keagamaan bagi komunitas Muslim Tionghoa di Makassar.

Rangkaian kegiatan diawali dengan tahsin Al-Qur’an yang dipandu Sekretaris LDK PDM Kota Makassar, Kandacong. Peserta mendapatkan pembinaan bacaan Al-Qur’an sebagai bagian dari penguatan kemampuan membaca kitab suci secara baik dan benar.

Dalam kesempatan tersebut, LDK PDM Kota Makassar juga menyerahkan bantuan Al-Qur’an kepada Komunitas Muslim Tionghoa.

Penyerahan dilakukan secara simbolis kepada Ketua PITI Sulawesi Selatan, Sulaiman Gasalam, sebagai bentuk dukungan terhadap pembinaan keislaman di lingkungan komunitas tersebut.

Terpisah, Ketua LDK PDM Kota Makassar, Dr. Wahyuddin, menyampaikan materi pengajian yang menekankan pentingnya memperkuat akidah, meningkatkan kualitas ibadah, serta membangun semangat persaudaraan dalam kehidupan bermasyarakat.

Menurut Wahyuddin, dakwah Muhammadiyah harus mampu hadir di tengah seluruh elemen masyarakat tanpa membedakan latar belakang suku maupun budaya.

“Karena itu, kolaborasi bersama PITI menjadi salah satu ikhtiar memperluas syiar Islam yang membawa nilai rahmat bagi seluruh alam,” tuturnya.

Melalui kegiatan tersebut, PDM Kota Makassar berharap sinergi dengan PITI dan Komunitas Muslim Tionghoa dapat terus berlanjut melalui berbagai program pembinaan keagamaan, sehingga semangat dakwah Muhammadiyah yang mencerahkan semakin dirasakan manfaatnya oleh masyarakat luas. (*)