Fadel Tauphan Ansar-Surahman Batara Bahas Penyatuan Gerbong KNPI Sulsel

Berita Utama, Sulsel274 Dilihat

INDEPENDENews.com, MAKASSAR – Fadel Muhammad Tauphan Ansar (FTA) bertemu dengan Ketua KNPI Sulsel kubu Haris Pertama, Andi Surahman Batara di sebuah cafe.

Fotonya beredar dalam grup WhatsApp Pemuda Pemudi Sulsel, Minggu (7/12/2025).

Mereka berbicara empat mata.

Sekitar sejam Surahman Batara dan Fadel berbincang.

Fadel menyampaikan hasil pertemuannya.

“Ini adalah salah satu langkah saya untuk menyatukan KNPI Sulsel,” ujarnya.

Ia menyampaikan sudah membuka komunikasi.

“Insya allah kalau saya terpilih maka saya bisa menyatukan ini barang. Respon dari beliau patut apresiasi. Karena kurangnya komunikasi maka barang ini (dualisme) berlarut-larut,” katanya.

Misi Rekonsiliasi

Fadel enegaskan dirinya siap maju sebagai calon Ketua KNPI Sulawesi Selatan dengan membawa misi besar, menyatukan kembali organisasi kepemudaan yang selama bertahun-tahun terbelah.

Hal itu ia sampaikan dalam deklarasi bertajuk “FTA for KNPI Sulsel” di Hotel Santika Makassar, Minggu (7/12/2025) malam.

Di hadapan para senior dan tokoh kepemudaan, Fadel menyampaikan komitmen untuk memulihkan soliditas KNPI Sulsel.

Ia menekankan, langkahnya bukan sekadar kontestasi, tetapi upaya membangun kembali kepercayaan serta menyatukan potensi pemuda di daerah ini.

“Saya sudah bertemu banyak senior, berdiskusi tentang masa depan KNPI. Banyak potensi yang bisa kita maksimalkan bersama. Tidak semua dukungan harus dipublikasikan, tapi Insyaallah kita siap melangkah. Hari ini kita berkumpul, besok kita memenangkan Musda,” ujar Fadel dalam pidatonya.

Usai deklarasi, Fadel mengungkapkan telah mengantongi 49 rekomendasi OKP sebagai bentuk dukungan formal.

Ia juga menegaskan rivalitasnya dengan Vonny Ameliani Suardi—sesama kader Partai Gerindra—tidak akan memecah hubungan maupun merusak iklim demokrasi di internal KNPI.

“Tidak ada masalah dengan siapapun. Insyaallah saya akan berjuang agar KNPI Sulawesi Selatan kembali menjadi satu. Kami bertarung sehat,” tegasnya.

Deklarasi Fadel turut disaksikan sejumlah tokoh penting, seperti mantan Wali Kota Makassar Ilham Arief Sirajuddin (IAS), mantan Ketua KNPI Sulsel Imran Eka Saputra, dan Wakil Bupati Jeneponto Islam Iskandar.

Meski memberikan pandangan mereka masing-masing, dukungan moral para tokoh tersebut mengerucut pada satu harapan.

Fadel mampu memulihkan marwah KNPI dan memimpin konsolidasi pemuda Sulsel.

Musda KNPI Sulsel dijadwalkan berlangsung di Hotel Horison Makassar, Senin (7/12/2025), mempertemukan dua kandidat: Fadel Tauphan Ansar dan Vonny Ameliani Suardi, yang sama-sama merupakan Anggota DPRD Sulsel dari Fraksi Gerindra.

 

Dukungan IAS dan IES

Deklarasi ini dihadiri sejumlah tokoh berpengaruh, termasuk mantan Wali Kota Makassar Ilham Arief Sirajuddin (IAS), mantan Ketua KNPI Sulsel Imran Eka Saputra, dan Wakil Bupati Jeneponto Islam Iskandar.

Dalam kesempatan itu, Imran Eka Saputra menyerukan pentingnya KNPI Sulsel kembali bersatu setelah menghadapi dualisme. Ia menilai Fadel sebagai figur yang layak memimpin konsolidasi kepemudaan ke depan.

“KNPI belakangan makin ke sini tidak diperhitungkan. Dari nasional sampai provinsi mengalami dualisme. Tapi kita melihat harapan di depan mata. Saya berharap KNPI pusat bisa menyatu kembali. Kalau Fadel jadi, cukup Fadel saja. Itu PR Fadel kalau jadi ketua KNPI. Kita solidkan,” tegas Imran dalam deklarasi itu.

Sementara Ilham Arief Sirajuddin juga menekankan pentingnya peran pemuda dalam menentukan arah bangsa. Ia menyebut kehadirannya sebagai bentuk dukungan moral untuk mempersiapkan generasi muda yang siap memimpin di masa depan.

“Dinamika KNPI akhir-akhir ini mengingatkan saya pada era 80–90-an. Pesan saya kepada Fadel, bagaimana peran pemuda ke depan. Bangsa ini ke depan diatur anak muda. Kalau kita sudah hadir di sini, sudahmi,” ujar IAS.

“Saya mau melihat kalau kita persiapkan Fadel 15 tahun ke depan, dia sudah punya modal sosial dan modal politik. Mudah-mudahan yang kita bangun malam ini bisa sampai hari H nanti,” lanjutnya.(*)