Dari Sinjai ke Panggung Dunia: Helmy Pratiwi, Terpilih Ikut Program Internasional AS

Berita Utama, Kampus331 Dilihat

INDEPENDENews.com– Di balik wajah tenang dan sikap sederhana, Helmy Pratiwi menyimpan kisah perjalanan panjang penuh dedikasi.

Lahir di Sinjai, 2 April 1989, putri pasangan Alm. A. M. Hujri dan A. Maesuri ini tumbuh dengan semangat belajar yang tak pernah padam.

Kini, ia menorehkan prestasi yang mengharumkan nama Universitas Negeri Makassar (UNM) sekaligus Indonesia, setelah terpilih sebagai salah satu delegasi International Visitor Leadership Program (IVLP) 2025 di Amerika Serikat.

Sejak kecil, Helmy telah terbiasa dengan dunia pendidikan.

Ia memulai sekolah di SD Jongaya Makassar, lalu melanjutkan ke SMP Negeri 3 Makassar.

Masa remajanya dihabiskan di SMA Negeri 2 Sinjai (sekarang SMA 5 Sinjai), sebelum akhirnya menapaki jenjang pendidikan tinggi di Universitas Negeri Makassar, kampus yang kelak menjadi tempat ia mengabdi sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) pada Biro Perencanaan dan Kerja Sama.

Prestasi Helmy bukanlah capaian instan. Didikan keluarga, terutama dorongan almarhum sang ayah, membentuk dirinya menjadi pribadi yang tekun dan pantang menyerah.

Jejak langkah itu membawanya menembus seleksi eksklusif IVLP, program prestisius Departemen Luar Negeri AS yang hanya memilih kandidat melalui nominasi khusus.

Helmy akan bergabung dalam agenda bertajuk “STEM in Higher Education Partnership”, berinteraksi dengan akademisi dan profesional dari berbagai negara, serta menjelajahi universitas dan lembaga riset di Amerika Serikat.

“Ini kesempatan berharga untuk bertukar pengalaman dan membangun jejaring internasional,” ujar Helmy.

Ia menambahkan, “Saya ingin membawa semangat UNM dan Indonesia ke forum internasional ini. Semoga ilmu, pengalaman, dan jaringan yang saya peroleh bisa kembali saya kontribusikan, baik untuk pengembangan kampus maupun untuk bangsa.”

Bagi UNM, keberhasilan Helmy adalah bukti nyata bahwa putra-putri daerah mampu bersaing di panggung global.

Namun, bagi dirinya sendiri, capaian ini lebih dari sekadar prestasi—ini adalah bentuk penghargaan terhadap perjuangan keluarga dan doa ibunya yang masih setia mendampingi hingga kini.

Dari Sinjai hingga Makassar, dan kini ke Amerika, kisah Helmy Pratiwi mengajarkan bahwa kerja keras dan tekad yang tulus bisa membawa seseorang melangkah jauh, bahkan hingga ke panggung dunia.(*)