RHIBS Buka Penerimaan Peserta Didik Baru di Maros dengan Lima Jalur Seleksi

Berita Utama, Maros391 Dilihat

INDEPENDENews.com, MAROS – Dunia pendidikan di Sulawesi Selatan kembali mendapat suntikan baru dengan pembangunan Ranu Harapan Islamic International Boarding School (RHIBS) di Desa Damai, Kecamatan Tanralili, Kabupaten Maros.

Sekolah berkonsep internasional berbasis pesantren modern ini menjadi pengembangan terbaru dari Ranu Harapan Islamic School (RHIS) yang telah delapan tahun konsisten membina pendidikan berbasis Al-Qur’an.

Pembangunan RHIBS menjadi langkah strategis yayasan dalam memperluas akses pendidikan Islam berkualitas dengan sistem berasrama.

Kehadiran sekolah ini diharapkan menjawab kebutuhan masyarakat terhadap lembaga pendidikan unggulan yang mengintegrasikan kurikulum akademik nasional dengan penguatan karakter dan nilai-nilai keislaman.

Mengusung konsep Sekolah Tahfidzul Qur’an, RHIBS dirancang untuk mencetak generasi penghafal Al-Qur’an yang unggul secara akademik serta mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional.

Lulusan sekolah ini ditargetkan dapat menembus perguruan tinggi negeri (PTN) hingga universitas luar negeri (ULN).

Pada Tahun Ajaran 2026–2027, RHIBS mulai membuka penerimaan peserta didik baru dengan lima jalur seleksi.

Di antaranya jalur beasiswa penuh bagi siswa berprestasi Olimpiade Sains Nasional (OSN), beasiswa untuk anak yatim dan keluarga kurang mampu, jalur reguler berasrama khusus laki-laki, serta jalur reguler non-asrama khusus perempuan.

Untuk jalur reguler berasrama, biaya pendidikan meliputi uang pangkal Rp25 juta dan SPP Rp3 juta per bulan, sudah termasuk fasilitas asrama dan makan.

Guna menjaga kualitas pembelajaran dan pembinaan karakter, kuota penerimaan siswa dibatasi hanya 144 orang.

Pendaftaran dilakukan secara daring melalui tautan resmi yang telah disediakan panitia.

Dengan berdirinya RHIBS, yayasan berharap pembangunan sekolah ini mampu melahirkan generasi Qur’ani yang berdaya saing global serta memberi kontribusi nyata bagi kemajuan pendidikan di Sulawesi Selatan. (*)