PW Aisyiyah Sulsel Jadi Motor Penggerak Gerakan Peduli Sampah Berkelanjutan

Makassar182 Dilihat

INDEPENDENews.com – Dalam rangka memperingati Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) 2026, Pimpinan Wilayah ‘Aisyiyah Sulawesi Selatan melalui Lembaga Lingkungan Hidup dan Penanggulangan Bencana (LLHPB) menyelenggarakan Seminar Nasional secara daring bertema “Sampah Tuntas: Kolaborasi ‘Aisyiyah, Pemerintah, dan Masyarakat untuk Solusi Sampah Berkelanjutan”, Sabtu (21/2/2026).

Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Ketua Pimpinan Wilayah ‘Aisyiyah Sulawesi Selatan, Dr. Mahmudah, M.Hum.

Dalam sambutannya, ia mengapresiasi terselenggaranya seminar nasional tersebut serta mengajak seluruh peserta untuk mengikuti seluruh rangkaian kegiatan, mengingat urgensi dan manfaat materi yang akan disampaikan.

Seminar dipandu oleh Dr. Andi Fatmawati Mappasere, M.Si., dan menghadirkan sejumlah narasumber akademisi, yakni Prof. Dr. Ir. Eymal B. Demmalino, M.Si., C.EIA (Universitas Hasanuddin), Dr. Aditya, M.Pd. (Universitas Sultan Ageng Tirtayasa), Prof. Sulfasyah, M.Pd., Ph.D. (Universitas Muhammadiyah Makassar), serta Dr. Ir. Faidah Azus, M.Si. (Universitas Bosowa Makassar).

Bertindak sebagai keynote speaker, Ketua LLHPB Pimpinan Pusat ‘Aisyiyah, Rahmawati Husein, MCP., Ph.D., menegaskan bahwa situasi sampah di Indonesia telah mencapai tahap darurat. Ia menyampaikan bahwa Indonesia berada di posisi kelima sebagai penyumbang sampah plastik terbesar di dunia serta peringkat kedua penghasil sampah makanan.

Dalam paparannya, Rahmawati mengajak masyarakat untuk menerapkan prinsip 7R sebagai langkah sederhana namun berdampak besar dalam kehidupan sehari-hari.

Prinsip tersebut meliputi Rethink (menimbang kembali kebutuhan sebelum membeli), Refuse (menolak barang sekali pakai), Reduce (mengurangi potensi sampah), Reuse (menggunakan kembali barang yang masih layak), Repair (memperbaiki daripada membuang), Recycle (mendaur ulang), serta Rot/Regift (mengomposkan sampah organik atau memberikan barang layak pakai kepada orang lain).

Ia juga memperkenalkan berbagai inisiatif berbasis komunitas yang telah digerakkan LLHPB ‘Aisyiyah, seperti Green Ramadan dan Idulfitri, Diet Kantong Plastik di Pasar Tradisional, serta Shodaqoh Sampah, yang diharapkan dapat diperluas dan menjadi kebiasaan kolektif di tengah masyarakat.

Puncak kegiatan ditandai dengan “Deklarasi Gerakan Peduli Sampah Berkelanjutan” yang dipimpin oleh Ketua LLHPB PW ‘Aisyiyah Sulawesi Selatan, Dr. Erma Suryani Sahabuddin, M.Si. Deklarasi tersebut menjadi bentuk komitmen bersama dalam membangun kesadaran kolektif serta mendorong kolaborasi lintas sektor guna menghadirkan solusi nyata dan berkelanjutan terhadap persoalan sampah di Sulawesi Selatan.

Deklarasi ini menegaskan bahwa gerakan peduli sampah tidak boleh berhenti pada seremoni semata, tetapi harus diwujudkan dalam aksi nyata, dukungan kebijakan, serta pembentukan budaya baru di masyarakat. Sebagai tindak lanjut, hasil pertemuan ini akan menjadi dasar pengembangan program yang terstruktur, terukur, dan berdampak luas demi menjaga keberlanjutan lingkungan bagi generasi mendatang.

Ketua Panitia, Sayyidatul Lutfiyah ST., M.PWK. menyampaikan bahwa seminar yang diikuti oleh 596 peserta ini menjadi ruang refleksi bersama.

Melalui kekuatan jaringan komunitas, pendidikan, dan keteladanan sosial, ‘Aisyiyah terus mendorong gerakan pengelolaan sampah yang dimulai dari rumah tangga, berkembang di komunitas, dan meluas menjadi kesadaran publik sebagai bagian dari upaya membangun peradaban yang lebih berkelanjutan. (*)