Pengajian Muhammadiyah Makassar, Bahas Digitalisasi hingga Dorong Muballigh Kuasai Metode Dakwah

Makassar21 Dilihat

MAKASSAR – Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Makassar melalui Majelis Tabligh kembali menggelar pengajian bulanan rutin dengan tema yang sangat menarik dan kekinian.

Pengajian kali ini mengusung tema ‘Digitalisasi Dakwah: Membentengi Umat dengan Fiqih Informasi, Memperkuat Da’i dengan Teknologi AI’.

Berlangsung di Masjid Darul Muttaqin, BTN Minasa Upa Blok A, Kota Makassar, Sabtu (13/6/2026).

Kali ini, Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Minasa Upa didapuk menjadi tuan rumah pelaksana.

Turut hadir mulai dari para mubalig, pengurus masjid Muhammadiyah, unsur Amal Usaha Muhammadiyah (AUM), Organisasi Otonom (Ortom), hingga simpatisan Muhammadiyah se-Kota Makassar.

Ketua Majelis Tabligh PDM Makassar Ustad Munir Abd. Rahman menyampaikan bahwa tema pengajian kali ini sangat krusial mengingat ummat Islam saat ini berada di pusaran era disrupsi informasi yang rawan terhadap penyebaran hoaks, fitnah, dan pendangkalan literasi keagamaan.

“Di tengah arus informasi yang bergerak sangat cepat dan tak terbatas, metode dakwah dituntut untuk terus bertransformasi,” katanya.

Lebih lanjut, Ustad Munir juga menghimbau kepada para mubaligh terus membekali diri menyiapkan bahan dakwah yang sejalan dengan kondisi saat ini.

Pasalnya, ia menyebut bahwa poin penting dari pengajian ini adalah dorongan bagi para pendakwah Muhammadiyah untuk tidak alergi terhadap kemajuan teknologi, khususnya Artificial Intelligence (AI).

Teknologi kecerdasan buatan bukanlah ancaman, melainkan instrumen yang bisa dimanfaatkan untuk mengoptimalkan syiar Islam. Melalui AI, para da’i dapat menyusun materi dakwah secara lebih sistematis, melakukan riset literatur Islam dengan lebih cepat, hingga memetakan karakteristik.

“Melalui pengajian ini para muballigh diharapkan tidak gagap teknologi (gaptek) dan mampu memanfaatkan kecerdasan buatan atau AI untuk memproduksi konten dakwah yang kreatif dan mencerahkan,” harapnya.

Ia pula menegaskan bahwa pengajian rutin ini adalah agenda vital untuk memperkuat dakwah di tingkat akar rumput (grassroots).

“Semoga semangat untuk hadir pengajian rutin ini tetap terjaga, karena pengajian di Muhammadiyah adalah merupakan roh persyarikatan,” tuturnya.

Terpisah disampaikan, Ketua PDM Makassar KH. Said Abd Shamad Lc, menyampaikan apresiasi dan terimakasih kepada seluruh muballigh dan warga Muhammadiyah yang teru intens hadir dalam pengajian rutin tersebut.

“Kita kobarkan semangat jihad kita untuk menuntut ilmu, salah satunya dengan istiqomah menghadiri pengajian-pengajian di Muhammadiyah,” katanya.

Ia mengatakan dengan hadir pengajian juga sebagai wahana silaturahim antara sesama warga persyarikatan dan ummat keseluruhan sehingga dengan saling berjumpa tumbuh pula semangat dakwah.

“Mari terus menjaga semangat bermuhammadiyah, semangat melakukan kebaikan, insyaAllah kita semua diberi keberkahan,” imbuhnya.

Turut hadir sebagai narasumber Wakil Ketua PDM Kota Makassar KH. Sudirman, S. Ag. hadir pula sebagai pamateri Ketua Majelis Tabligh PWM Sulsel Dr. Ir. Nurdin Mappa, M.M. (*)