INDEPENDENews.com – Kepala Kantor Kementerian Agama kota Makassar Dr. H. Muhammad, S.Ag.,M.Ag menekankan untuk terus menjaga kiprah dan marwah pesantren di era digitalisasi saat ini.
Hal ini disampaikan saat membuka seminar dan workshop bertajuk “Branding dan Publikasi Pondok Pesantren Dalam Menjaring Santri Baru” oleh Forum Komunikasi Pondok Pesantren (FKPP) Kota Makassar berlangsung di Ruang L.3 Gedung IMMIM, Makassar, Senin (20/4/2026).
Dr. H. Muhammad, S.Ag.,M.Ag mengatakan bahwa era saat ini dan masa lalu sangat mengalami perubahan drastis, dimana saat ini telah memasuki era digitalisasi yang kian massif dan tak terbendung.
“Perubahan digitalisasi suatu keniscyaan, apalagi saat ini sangat mudah menjangkau hal-hal yang tak pernah kita bayangkan, contoh makanan sampai kerumah kita, belajar bisa lewat online bahkan semuanya mengalami perubahan,” katanya.
Sehingga demikian, ia berharap momentum pelatihan ini para peserta seminar workshop bisa memanfaatkan pelatihan dengan sungguh-sungguh.
“Pesantren tidak boleh terlambat menjawab tantangan zaman saat ini, saatnya kita rebut digitalisasi,” ungkapnya.
Apalagi ia menilai bahwa hadirnya pondok pesantren mempunyai peran dan kontribusi besar terhadap hadirnya Indonesia, para kyai guru turut ambil bagian yang nyata terhadap bangsa ini.
“Alhamdulilah saat ini sudah dibentuk direktorat jenderal pesantren, tentu ini semangat baru untuk kita semua , terus berkhidmat dan terus menjaga marwah pesantren,” harapnya.
Ia berharap semoga dengan kegiatan ini bisa memperkuat branding dan publikasi pondok pesantren di kota makassar.
“Perlu terus membranding dan publikasi kegiatan pondok kita secara intens di media sosial, sehingga public dan masyarakat tahu dan akhirnya memilih pesantren sebagai tempat belajar yang nyaman, buka hanya belajar ilmu agama tapi juga ilmu umum,” harapnya.
“Zaman digitalisasi saat ini menuntun terus bersaing, makanya terus berikan yang terbaik untuk pesantren kita,” tutupnya.
Hadir Ketua FKPP kota Makassar, Dr. Hj. Nurfajri Fadli Luran, M.Pd beserta jajaran pengurus.
Turut hadir membawakan materi H. Hilmi Muhammad, SS.,MM.,CBM dengan materi Sosialisasi Branding dan Publikasi Pesantren, hadir Kementrian Agama Sulsel dan Kemenag Makassar dengan materi Trik Jitu BAP Tuntas.
Hadir pula Pesantren SPIDI (Sekolah Putri Darul Istiqomah Maccopa Maros) dengan materi Implementasi Branding School dan Publikasi dalam meningkatkan citra pesantren dan H.M Daswar M Rewo materi Teknik Pengelolaan media sosial & Kehumasaan pondok.
Hadir 34 pondok pesantren se-kota makassar dengan total 60 peserta yang hadir. (*)
- Buka Seminar FKPP Makassar, Kakankemenag Ingatkan Pentingnya Branding Publikasi dan Citra Pesantren - 20 April 2026
- Perkuat Medsos Digitalisasi Pondok Pesantren, FKPP Makassar Berbagi Ilmu Branding dan Publikasi - 20 April 2026
- Siswa RHIS Juara, Sabet Medali di Kejurda Karate-do FORKI Sulsel 2026 - 20 April 2026
