INDEPENDENews.com, MAKASSAR — Penguatan sektor pendidikan menjadi salah satu perhatian dalam kegiatan Pengawasan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah Angkatan X Tahun Anggaran 2026 di Kota Makassar.
Kegiatan yang melibatkan Anggota DPRD Kota Makassar, dr. Yulius Patandianan, Sp.B, bersama Dinas Pendidikan Kota Makassar tersebut digelar di Hotel Dalton, Jalan Perintis Kemerdekaan No. 16, Kecamatan Biringkanaya, Sabtu (3/10/2026).
Dalam kegiatan tersebut, dr. Yulius Patandianan menekankan pentingnya pengawasan terhadap pelaksanaan program pemerintah daerah.
“Pengawasan ini penting untuk memastikan program pemerintah daerah berjalan sesuai dengan tujuan dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” katanya.
Menurutnya, pengawasan menjadi bagian penting dalam memastikan kebijakan yang telah dirancang dapat dilaksanakan secara tepat sasaran.
Sementara itu, Kepala Bidang Pendidikan Sekolah Dasar Dinas Pendidikan Kota Makassar, Kurniati, S.STP, memaparkan sejumlah target program pendidikan yang diharapkan dapat diwujudkan pada 2026.
Salah satu fokusnya adalah meningkatkan kualitas layanan pendidikan bagi masyarakat Kota Makassar.
“Peningkatan kualitas layanan pendidikan membutuhkan dukungan dan sinergi dari berbagai pihak. Tidak bisa hanya dilakukan oleh satu sektor saja,” ujar Kurniati.
Ia menjelaskan, dukungan lintas sektor dibutuhkan agar berbagai program pendidikan dapat berjalan optimal dan menyesuaikan dengan kebutuhan masyarakat.
Selain itu, dukungan anggaran terhadap program strategis Dinas Pendidikan Kota Makassar turut menjadi perhatian dalam forum tersebut.
“Dukungan anggaran yang memadai tentu sangat penting untuk menunjang pelaksanaan program-program pendidikan yang sudah direncanakan,” katanya.
Pada kesempatan yang sama, Tenaga Ahli Pemkot Makassar sekaligus Konsultan, Hasanuddin Leo, SE., M.Si., Ak., membahas kerja sama dengan sekolah menengah pertama (SMP) swasta dalam mendukung pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun 2026.
Kerja sama tersebut diarahkan untuk memperluas akses pendidikan bagi peserta didik yang belum tertampung di SMP negeri.
“Keterlibatan SMP swasta diharapkan dapat membantu memperluas daya tampung, sehingga anak-anak yang belum tertampung di sekolah negeri tetap memiliki akses untuk mendapatkan pendidikan,” jelas Hasanuddin Leo.
Menurutnya, kolaborasi dengan sekolah swasta menjadi salah satu upaya untuk mendukung pemenuhan kebutuhan daya tampung pendidikan di Kota Makassar.
Kegiatan yang dimoderatori St. Nurhayati, SE, tersebut juga menjadi ruang dialog antara legislatif, pemerintah daerah, dan tenaga ahli untuk membahas berbagai persoalan serta kebutuhan pendidikan di Kota Makassar.
Di penghujung kegiatan, peserta diberikan kesempatan menyampaikan pertanyaan dan tanggapan terkait kebijakan maupun program pendidikan yang menjadi perhatian pemerintah daerah pada Tahun Anggaran 2026. (*)
- Selamat! Dahlan Sulaiman Kembali Pimpin IKA FAI Unismuh Makassar - 3 Oktober 2026
- Musda Demokrat Bakal Digelar, Ajak Appi Gabung, Andi Alfian: Kita Butuh Beliau - 3 Oktober 2026
- Rakor PDM Makassar Teguhkan Kepemimpinan hingga Massifkan Dakwah Umat - 3 Oktober 2026

