Musda Demokrat Bakal Digelar, Ajak Appi Gabung, Andi Alfian: Kita Butuh Beliau

Makassar18 Dilihat

INDEPENDENews.com, MAKASSAR — Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, merespons ajakan Ketua Dewan Pakar DPP Partai Demokrat, Andi Alfian Mallarangeng gabung partai besutan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).

Sinyal ‘karpet biru’ ini mengemuka jelang pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda) DPD Partai Demokrat Sulsel.

Musda Demokrat Sulsel rencananya digelar pada Oktober 2026.

Ajakan tersebut disampaikan Andi Alfian usai keduanya menggelar pertemuan tatap muka di Novotel Makassar Grand Shayla, Jalan Chairil Anwar, Sabtu (3/10/2026) sore.

Pria yang akrab disapa Appi ini mengaku, ruang diskusi antara dirinya dan Alfian Mallarangeng bukan hal baru.

Komunikasi mengenai peta politik hingga dinamika pembangunan Makassar sudah rutin terbangun.

“Tadi pagi kami sudah banyak ngobrol dan ini bukan pembicaraan pertama kali. Interaksi, saling bertukar informasi, bermacam-macam, terutama mengenai pembangunan di Kota Makassar,” kata Appi.

Ia pun menanggapi santai sekaligus menaruh hormat atas ajakan jajaran petinggi partai berlambang mercy tersebut.

“Ini berhubungan dengan apa yang disampaikan beliau tadi untuk mengajak masuk ke Partai Demokrat. Tentu ini merupakan apresiasi setinggi-tingginya dan penghargaan yang sebesar-besarnya dari kami untuk Partai Demokrat. Karena melihat keseriusan beliau sampai datang ke Makassar, saya pikir ini hal sangat serius yang harus kita respons,” lanjutnya.

Kendati demikian, mantan BOS PSM Makassar ini menegaskan tidak ingin terburu-buru dalam mengambil langkah politik.

Ia memilih menepi sejenak dari spekulasi, sembari menggarisbawahi pentingnya merawat etika antarpartai.

Terlebih Appi masih berstatus kader Partai Golkar.

“Tetapi bagaimanapun bentuknya, bukan menolak, bukan tidak menerima, bukan juga langsung menerima dan mengiyakan. Ada prosedur yang harus kami lewati. Sebagai kader dari salah satu partai politik, tentu kita mengutamakan yang namanya etika politik,” tegas Appi.

“Sehingga dalam proses ini, ya saya harus menyelesaikan satu persoalan saya secara internal, baru akan merespons apa yang disampaikan oleh Pak Andi Alfian,” tambahnya.

Meski demikian, Appi tak menampik adanya kedekatan historis serta kesamaan pandangan (chemistry) dengan Partai Demokrat di panggung politik.

“Menurut saya, Demokrat salah satu partai yang selalu memberikan support, dukungan, dan memberikan rekomendasi partainya kepada saya dalam kontestasi Pemilihan Wali Kota Makassar. Pada tahun 2020 lalu, saat kami maju pasca-COVID, satu-satunya Ketua Umum partai yang datang langsung ke Makassar untuk memberikan support itu Bapak AHY,” kenangnya.

Menurutnya, rekam jejak historis tersebut menjadi salah satu alasan mengapa hubungannya dengan Demokrat selalu terjalin baik.

“Inilah yang saya lihat, ada beberapa poin yang memang klop antara kami dengan Partai Demokrat. Tapi mudah-mudahan proses ini akan berjalan dengan baik. Lagi-lagi kita mengutamakan dan mengedepankan aturan-aturan internal partai yang harus kita jaga,” urainya.

Appi memastikan seluruh kewajiban organisasi di Partai Golkar akan diselesaikan secara tuntas terlebih dahulu.

Langkah ini ia tekankan sebelum mengambil keputusan politik resmi di kemudian hari.

“Saya akan memastikan ketika ini terjadi, ya saya tidak punya lagi tanggung jawab yang saya jalankan secara bersamaan. Itu yang saya pastikan pada beliau, dan alhamdulillah diapresiasi dengan baik. Maka dari itu, ini yang harus kita respons juga dengan baik,” pungkasnya. (*)