Menakar Dua Rekam Jejak Pati Polri: Awal Pimpin Polda, Alexander Perkuat Regulasi Hukum

INDEPENDENEWS.COM, JAKARTA — Rotasi dan mutasi jabatan di tubuh Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) kembali menghadirkan rekam jejak menarik dari para perwira tinggi.

Berdasarkan Surat Telegram Kapolri Nomor ST/2205/X/KEP./2026 tertanggal 2 Oktober 2026, dua sosok perwira berpangkat Inspektur Jenderal (Irjen), yakni Irjen Pol M. Awal Chairuddin dan Irjen Pol Alexander Sabar, mencatatkan babak baru dalam perjalanan karier mereka.

​Meski sama-sama berada di jajaran perwira tinggi Polri dengan latar pendidikan jenjang doktoral serta berpengalaman lintas lembaga pemerintahan, keduanya menempuh rute pengabdian yang cukup kontras.

Awal Chairuddin mengokohkan rekam jejaknya di jalur garis komando kewilayahan, sementara Alexander Sabar konsisten meniti karier sebagai perwira spesialis antiteror, narkotika, dan ruang digital.

​Alumni Akademi Kepolisian (Akpol) 1994, Irjen Pol M. Awal Chairuddin, kini dipercaya memimpin Polda Sulawesi Selatan sebagai Kapolda.

Mengawali pengabdiannya dari Korbrimob Polri, Awal banyak mengasah kepemimpinannya di wilayah hukum Polda Jawa Barat dan Polda Metro Jaya. Rekam jejak teritorialnya teruji secara bertahap saat memegang jajaran posisi strategis, mulai dari Kapolres Subang, Wakapolrestabes Bandung, Kapolres Metro Bekasi, hingga Kapolres Metro Jakarta Utara.

​Perjalanan karier Awal tidak hanya terkonsentrasi di lapangan kewilayahan, tetapi juga diwarnai dengan kepercayaan tinggi di tingkat eksekutif dan Mabes Polri.

Ia pernah menjabat sebagai Sekretaris Pribadi Wakapolri, Ajudan Wakil Presiden RI Jusuf Kalla, hingga dipercaya menjadi bagian dari Tim Ahli Wakil Presiden.

Pengalaman kepemimpinan tersebut ditunjang oleh pemahaman akademis yang matang lewat gelar Doktor Ilmu Administrasi Publik dari Universitas Negeri Makassar yang fokus mengkaji penguatan peran Bhabinkamtibmas dan pembangunan kepercayaan publik. Sebelum resmi memimpin Polda Sulsel, ia mengemban tugas sebagai Analis dan Advokasi Hukum Kepolisian Utama Tk. I Divkum Polri.

​Berbeda dengan Awal, Irjen Pol Alexander Sabar yang merupakan lulusan Akpol 1996 lebih banyak bergerak pada jalur spesialis penegakan hukum dan kejahatan modern.

Ia menggembleng kemampuannya di Densus 88 Antiteror Polri, lalu memperdalam kompetensi di bidang investigasi serta forensik digital. Pengalaman lapangannya kian diperkaya saat bertugas di Badan Narkotika Nasional yang membidangi penindakan dan intelijen.

​Kepakarannya di ranah kejahatan siber membawanya dipercaya menjalankan amanah di luar struktur Polri sebagai Direktur Jenderal Pengawasan Ruang Digital di Kementerian Komunikasi dan Digital.

Latar belakang teknis ini sejalan dengan gelar Doktor Kriminologi dari Universitas Indonesia yang ia sandang dengan fokus riset pada propaganda terorisme siber. Melalui keputusan mutasi terbaru, perwira tinggi yang sebelumnya bertugas di Bareskrim Polri untuk penugasan Komdigi ini ditarik kembali ke internal institusi sebagai Perancang Peraturan Kepolisian Utama Tk. I Divkum Polri.

​Perjalanan kedua jenderal bintang dua ini memperlihatkan bagaimana dinamika pembinaan karier di tubuh Polri mengakomodasi dua pilar penting, yakni kepemimpinan komando teritorial dan keahlian spesialis teknis demi menjawab tantangan kejahatan modern.

Awal Chairuddin kini berada di garis terdepan komando kewilayahan Sulawesi Selatan, sedangkan Alexander Sabar memegang peran strategis dalam merumuskan regulasi dan hukum kepolisian di Divkum Polri.  (*)