INDEPENDENews.com, MAKASSAR — Peringati Hari Lansia Internasional, Gammara Caregiver fokus menghadirkan layanan yang menjaga martabat orangtua usia lanjut (lansia) tanpa mengambil alih peran anak atau keluarga.
Direktur Gammara Caregiver, Zubair menyatakan bahwa layanan yang diberikan bukan sekadar penyedia home care biasa, agensi yang berkantor di Kecamatan Manggala, Makassar ini berkomitmen mengusung jargon Merawat dengan Hati, Menjaga dengan Martabat.
“Lansia itu perlu dihargai. Kita menjadi perpanjangan tangan kasih sayang seorang anak kepada orangtuanya (lansia). Saat aktivitas harian sedang padat dan tidak bisa dikompromi,” tutur Zubair, Kamis (1/10/2026).
Alasannya membentuk perusahaan tersebut, menurut pria berkacamata ini, sebagai solusi seiring meningkatnya mobilitas dan kesibukan masyarakat urban di Kota Makassar.
Sementara dilema merawat orangtua yang telah memasuki masa lansia sering kali menjadi tantangan emosional tersendiri bagi anaknya.
Menjawab keresahan tersebut, Gammara Caregiver hadir menjadi pelopor jasa perawatan lansia profesional yang mengintegrasikan standar medis dengan nilai kearifan lokal. Hal ini dianggap mampu memberikan rasa nyaman kepada lansia yang ingin dihargai, didengar, dan didampingi dalam aktivitas hariannya.
Baginya, Hari Lansia Internasional, menjadi reminder bagi seluruh anak untuk senantiasa memperhatikan orangtua yang kini dalam tanggung jawabnya untuk diperhatikan. Terutama lansia yang sudah kesulitan untuk beraktivitas dan mobilitas harian.
“Sangat disayangkan jika orangtua tidak diperhatikan dan dipedulikan kebutuhannya. Apalagi sampai merasa hidupnya tidak berarti,” katanya.
Manajemen Gammara Caregiver menegaskan, bahwa kehadiran pendamping lansia yang disediakan dirancang sangat fleksibel sesuai kebutuhan keluarga di Kota Makassar. Seluruh tenaga, lanjutnya, juga dibekali nilai budaya Sipakatau (saling memanusiakan) dan Sipakalebbi (saling memuliakan) untuk memastikan setiap lansia tetap merasa dihargai, nyaman, dan bahagia.
Berikut jenis pendampingan yang disediakan oleh Gammara Caregiver. Quick Visit, pendampingan kilat dengan durasi maksimal 4 jam.
Half Day, pendampingan hingga 12 jam bagi mereka yang membutuhkan bantuan monitoring dan mobilitas harian. Serta layanan Full Day, pendampingan hingga 24 jam bangi lansia yang kesulitan untuk mobilitas mandiri, lengkap dengan bonus pemeriksaan kesehatan dasar (3-in-1 basic health monitoring). “Durasi per harinya bisa disesuaikan dengan kebutuhan keluarga,” tutupnya.
Dengan meningkatnya populasi lansia di Indonesia, diharapkan, mendorong kebutuhan akan standardisasi perawatan yang ramah psikologis dan emosional menjadi krusial. Kehadiran Gammara Caregiver diharapkan menjadi standar baru layanan kesehatan geriatrik berbasis komunitas dan budaya di Sulawesi Selatan. (*)
- Hari Lansia Internasional, Gammara Caregiver Hadirkan Rawat dengan Hati dan Bermartabat - 1 Oktober 2026
- Prabowo Reshuffle Kabinet, Ini Daftar Menteri hingga Wamen yang Dilantik - 1 Oktober 2026
- Jadi Lansia, Tetap Dihargai dan Terdampingi - 1 Oktober 2026
