INDEPENDENews.com – Kelompok Kerja Madrasah Aliyah (KKMA) Kota Makassar bekerja sama dengan Forum Operator Madrasah (FORKOM) Makassar menggelar rapat koordinasi dan sinkronisasi data Pangkalan Data Ujian Madrasah (PDUM) serta Ijazah Madrasah Aliyah untuk tahun 2026.
Kegiatan yang berlangsung khidmat ini dilaksanakan di Aula Pondok Pesantren Faqihul Ilmi Makassar, Jl. Sabutung Baru III No. 33, Kelurahan Camba Berua, Kecamatan Ujung Tanah, Makassar, Kamis (7/5/2026).
Pertemuan strategis ini diikuti oleh 25 operator serta perwakilan Madrasah Aliyah, baik negeri maupun swasta, dari seluruh penjuru Kota Makassar.
Ketua KKMA Kota Makassar, Ahmad Taslim, dalam sambutannya menegaskan bahwa koordinasi dan sinkronisasi semacam penyegaran dan penguatan sebagai wujud komitmen kolektif untuk menghadirkan pelayanan publik yang profesional, terutama dalam transisi menuju tata kelola ijazah digital.
“Ini adalah komitmen bersama untuk memastikan efisiensi, keamanan, dan keakuratan data kelulusan siswa. Kami ingin pengelolaan ijazah digital di madrasah dilakukan secara profesional agar tidak ada kesalahan di masa mendatang,” ujar Ahmad Taslim.
Menurutnya hal ini penting untuk terus intens disosialisasikan.
“Untuk mendukung implementasi sistem ini di satuan pendidikan, diperlukan pemahaman yang menyeluruh dari para pemangku kepentingan, termasuk pula operator handal kita di madrasah,” tambahnya.
“Dukungan dari semua pihak sangat diperlukan demi suksesnya pelaksanaan kegiatan ini,” ungkapnya.
“Validasi data peserta didik menuju penerbitan ijazah yang tepat dan akuntabel,” harapnya.
Senada dengan hal tersebut, Kepala Seksi Pendidikan Madrasah (Kasi Penmad) Kemenag Makassar, A. Ahmad Ali Inani, S.Pd.I., M.Pd., memberikan penekanan khusus pada integritas data di lingkungan madrasah.
Ia berharap koordinasi ini menjadi solusi tuntas atas berbagai kendala teknis yang sering dihadapi operator.
“Kami berharap tidak ada lagi persoalan yang muncul di setiap Madrasah Aliyah terkait data Emis, PDUM, E-Ijazah, maupun aplikasi pendataan siswa lainnya. Akurasi data adalah kunci utama pelayanan pendidikan,” tegas A. Ahmad Ali Inani dalam keterangannya secara terpisah.
“Ayo majukan madrasah untuk kebersamaan kita semua,” harap A. Ahmad Ali nani yang baru saja dilantik.
Diharapkan mampu meningkatkan kapasitas para operator madrasah dalam mengoperasikan sistem terbaru, sehingga proses kelulusan siswa tahun 2026 dapat berjalan mulus tanpa kendala administratif.
“Koordinasi dan sinkronisasi ini bertujuan utama untuk memastikan akurasi, validitas, dan keselarasan data peserta didik guna mencegah kesalahan pada ijazah,” tutupnya.
Turut hadir menjadi pemateri dari FORKOM Makassar Bapak Muh. Arif, S.Pd.I dan Jusran Syawal Anshari. MT. S.Pd.
Hadir pula pemateri Ketua Tim Teknis Kementerian Agama Provinsi Sulsel Abd. Rahman, S.Pd.,M.Pd.
Ada beberapa materi yang dibahas sekaligus penguatan diantaranya, membahas tentang percepatan BAP Emis Semester Genap TP 2025/2026 Tingkat MA kota Makassar, Validasi PDUM, verval PD dan Manajemen Ijazah dan Penyelesaian pengiriman Rapor Digital Madrasah. (*)
