Djuhandhani Rahardjo Puro Ganti Letting Rusdi Hartono sebagai Kapolda Sulsel

Berita Utama, Sulsel564 Dilihat

INDEPENDENews.com, MAKASSAR – Kepolisian Republik Indonesia (Polri) mengganti Kapolda Sulsel melalui Surat Telegram resmi yang terbit pada 24 September 2025.

Pergantian ini turut menyentuh pucuk pimpinan di Polda Sulawesi Selatan.

Irjen Pol Rusdi Hartono yang baru menjabat Kapolda Sulsel sejak Maret 2025, dialihkan ke Bareskrim Polri sebagai Perwira Tinggi.

Posisinya digantikan Brigjen Pol Djuhandhani Rahardjo Puro, perwira yang sebelumnya menjabat Direktur Tindak Pidana Umum (Dirtipidum) Bareskrim Polri.

Mereka sama-sama alumni Akademi Kepolisian 1991.

Brigjen Pol Djuhandhani lahir di Magelang, Jawa Tengah, pada 31 Mei 1969. Ia juga lulusan Akpol angkatan 1991, seangkatan dengan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

Djuhandhani menempuh pendidikan lanjutan di Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian (PTIK), Sekolah Staf dan Pimpinan (Sespim), serta Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas) pada 2020.

Peran dalam Penanganan Kasus Ijazah Jokowi

Salah satu kasus yang terkait namanya adalah penyelidikan dugaan ijazah palsu mantan Presiden Joko Widodo:

Di masa jabatannya sebagai Dirtipidum, Bareskrim di bawah pengawasannya menyatakan penghentian penyelidikan terhadap dugaan ijazah palsu Jokowi

Menurut pernyataan resmi, tim penyidik melakukan uji forensik dokumen ijazah dari UGM dan menyimpulkan tidak ada unsur pidana karena dokumen verifikasi dianggap identik dengan dokumen seangkatan lainnya

 

Kariernya cukup panjang di bidang reserse. Beberapa jabatan strategis yang pernah diembannya yaitu:

Kasubdit IV/Poldok Dittipidum Bareskrim Polri

Analis Kebijakan Madya Bidang Pidum Bareskrim Polri (2019)

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Bali (2020)

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Jawa Tengah (2021)

Direktur Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri (2022–2025) (*)