Andi Iwan Aras: Target Mobilitas Tak Boleh Geser Standar Keselamatan

Berita Utama, Sulsel26 Dilihat

INDEPENDENews.com, MAKASSAR– Komisi V DPR RI menyoroti pentingnya penerapan standar keselamatan dalam penyelenggaraan transportasi di Sulawesi Selatan.

Hal itu disampaikan Wakil Ketua Komisi V DPR RI Andi Iwan Darmawan Aras saat memimpin Kunjungan Kerja Spesifik Komisi V DPR RI di Sulsel, Jumat (18/9/2026).

Kunjungan tersebut dilakukan untuk meninjau sarana dan prasarana infrastruktur serta transportasi di Sulsel.

Rombongan meninjau sejumlah lokasi, mulai aset Terminal Bandara Lama di Mandai, SPAM Regional Mamminasata di Gowa, hingga Makassar New Port.

Setelah peninjauan lapangan, Komisi V DPR RI menggelar pertemuan bersama kementerian dan lembaga terkait.

Pertemuan tersebut dihadiri Kementerian Pekerjaan Umum, Kementerian Perhubungan, PT Angkasa Pura, PT Pelindo, Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan, serta Pemerintah Kabupaten Gowa.

Andi Iwan menegaskan aspek keselamatan dan keamanan tidak boleh dikalahkan oleh target mobilitas maupun jumlah penumpang.

“Aspek safety first tetap menjadi perhatian serius. Komisi V selalu mengedepankan dan memprioritaskan aspek keselamatan, keamanan, dan kualitas pelayanan yang bermuara kepada masyarakat pengguna,” ujar Andi Iwan.

Ia menyebut keselamatan, keamanan, dan kualitas pelayanan harus menjadi perhatian seluruh pemangku kepentingan sektor transportasi.

Menurutnya, penyelenggaraan transportasi tidak cukup hanya mengejar kelancaran mobilitas dan peningkatan jumlah pengguna jasa.

Standar keselamatan juga harus diterapkan secara konsisten dalam operasional transportasi.

Dalam peninjauan tersebut, Komisi V juga menyoroti sejumlah persoalan yang berkaitan dengan standar operasional, koordinasi antarinstansi, fasilitas keselamatan, kapasitas angkutan, hingga pelaksanaan inspeksi.

Khusus sektor pelabuhan, Komisi V mempertanyakan kesiapan fasilitas keselamatan serta pengawasan terhadap kelengkapan peralatan keselamatan kapal.

Sementara di Makassar New Port, Komisi V mendorong kepastian target operasional penuh pada 2027 sekaligus meminta perhatian terhadap aspek keamanan.

Andi Iwan mengatakan berbagai temuan dari kunjungan lapangan akan dibawa ke rapat kerja dan rapat dengar pendapat bersama kementerian serta mitra kerja terkait di DPR RI. (*)