JEMBRANA, BALI — Gaido Travel kembali memperluas jaringan usahanya dengan membuka kantor cabang ke-74 di Jembrana, Bali, Minggu (23/8/2026).
Kantor cabang baru tersebut berlokasi di Masjid Pantai Jembrana dan diharapkan tidak hanya menjadi pusat layanan perjalanan haji dan umrah, tetapi juga pintu masuk pengembangan ekosistem ekonomi syariah dan wisata halal di Bali.
Pembukaan cabang tersebut berlangsung bersamaan dengan kegiatan diskusi panel dan monitoring berkelanjutan BPKH. Sejumlah tokoh penting hadir, di antaranya Kepala BPKH Dr. Fadul Imansyah, Founder Gaido Group Muhammad Hasan Gaido, serta CEO Gaido Connected Muhammad Nur Akbar.
Gaido Travel merupakan bagian dari Gaido Group yang didirikan Muhammad Hasan Gaido pada 18 Februari 2003. Setelah lebih dari dua dekade berkembang, Gaido Group kini bergerak dalam penyelenggaraan haji khusus, umrah, wisata halal, serta pengembangan ekosistem ekonomi syariah.
Masjid Pantai Ditargetkan Jadi Masjid Rahmatan Lil Alamin
Pembukaan cabang ke-74 dipimpin Firmansyah Dimmy, yang juga menjabat Ketua Yayasan Masjid Pantai Nusantara.
Firmansyah mengaku bersyukur atas amanah yang diberikan untuk memimpin Gaido Travel Cabang Jembrana. Ia mengatakan keberadaan kantor cabang di Masjid Pantai memiliki visi yang lebih luas daripada sekadar menyediakan layanan perjalanan ibadah.
Menurutnya, Masjid Pantai Jembrana akan dikembangkan sebagai masjid rahmatan lil alamin yang mampu memberikan manfaat bagi masyarakat sekaligus menjadi bagian dari destinasi wisata religi.
“Kami akan segera menyusun program dan strategi bagaimana Masjid Pantai Jembrana Bali bukan sekadar tempat salat, tetapi menjadi masjid rahmatan lil alamin, masjid percontohan yang dapat menjadi destinasi wisata dunia sekaligus penggerak ekosistem haji dan umrah,” ujarnya.
Ia berharap pengembangan tersebut mendapat dukungan berbagai pihak, mulai dari BPKH, Gaido Group, pemerintah daerah, pelaku usaha, tokoh masyarakat hingga masyarakat Jembrana.
Satukan Ibadah, Wisata, UMKM dan Ekonomi Kreatif
Konsep yang ditawarkan Masjid Pantai Jembrana juga diarahkan untuk mengintegrasikan berbagai potensi ekonomi lokal.
Selain fungsi sebagai tempat ibadah, kawasan tersebut diharapkan dapat menjadi ruang pengembangan kuliner halal, produk UMKM Jembrana, ekonomi kreatif, kerajinan lokal, hingga pemberdayaan masyarakat.
Dengan konsep tersebut, Masjid Pantai Jembrana diharapkan menjadi titik temu antara aktivitas keagamaan, pariwisata, perdagangan, ekonomi kreatif dan pemberdayaan masyarakat.
Pengembangan kawasan tersebut juga dinilai berpotensi membuka peluang investasi dan menciptakan lapangan pekerjaan bagi masyarakat lokal.
Gaido Group berharap jaringan investor dari Timur Tengah, khususnya Arab Saudi, dapat melihat peluang investasi di Jembrana, termasuk pada sektor hotel, restoran, rumah sakit dan fasilitas pendukung wisata halal.
Bidik Pasar Arab Saudi
Tak hanya investasi, pengembangan ekosistem tersebut juga diarahkan untuk membuka peluang perdagangan produk lokal Bali ke pasar Arab Saudi.
Produk makanan dan hasil ekonomi kreatif Bali dinilai memiliki peluang untuk dikembangkan sehingga dapat memenuhi kebutuhan pasar Arab Saudi, termasuk kebutuhan konsumsi jamaah haji dan umrah Indonesia.
Gaido Group juga akan terus memperluas kerja sama dengan berbagai pihak, termasuk BPKH Limited yang berkantor di Makkah, sejalan dengan kerja sama yang telah dibangun sebelumnya.
Dengan demikian, pembukaan kantor cabang ke-74 Gaido Travel di Jembrana diharapkan menjadi lebih dari sekadar ekspansi jaringan pelayanan haji dan umrah.
Kehadirannya ditargetkan menjadi pintu masuk untuk membangun ekosistem haji, umrah, wisata halal, investasi, perdagangan dan ekonomi syariah dari Bali menuju pasar global.
Dorong Kolaborasi Lintas Sektor
Sejumlah tokoh dan pemangku kepentingan turut hadir dalam kegiatan tersebut, di antaranya Kartono, Kepala Pelabuhan Internasional Pengambengan; Agung Wibowo, DMI Kabupaten Jembrana; Eka Sabhara, tokoh sejarah Islam Bali; Sishadi, DKM Masjid Agung Jembrana; Ahmad Yazid, Guru Teladan Nasional; Arief Dharmawan, DKM Masjid Pantai Bali; serta Irvan, pengusaha sarung tenun Jembrana.
Kehadiran berbagai unsur tersebut memperlihatkan adanya semangat kolaborasi untuk menjadikan Masjid Pantai Jembrana sebagai bagian dari pusat pengembangan wisata halal dan ekonomi syariah di Bali.
Bagi Gaido Travel, cabang baru di Jembrana bukan sekadar penambahan jaringan usaha. Lebih jauh, langkah tersebut menjadi bagian dari upaya membangun konektivitas antara potensi lokal Bali dengan ekosistem ekonomi syariah nasional dan pasar internasional.
“Mari kita bekerja sama membangun Masjid Pantai Jembrana sebagai masjid rahmatan lil alamin, pusat wisata religi, sekaligus penggerak ekosistem haji, umrah, wisata halal, dan ekonomi syariah dari Bali untuk Indonesia dan dunia.”
Dari Jembrana, Gaido Travel membawa misi membangun ekosistem halal yang menghubungkan ibadah, pariwisata, UMKM, investasi dan perdagangan hingga pasar global. (*)
- PMG-DPP IKA Unismuh Bakal Gelar Sarasehan Budaya, Angkat Tema ‘Merdeka Bangsaku, Merdeka Budayaku’ - 25 Agustus 2026
- Gaido Travel Buka Cabang ke-74 di Jembrana, Dorong Masjid Pantai Jadi Pusat Wisata Halal Bali - 25 Agustus 2026
- Martono Raih Doktor di UIN Alauddin, Ungkap Rahasia Pesantren Gombara Bentuk Karakter Santri Lewat ISMUBA - 25 Agustus 2026
