UNM Perluas Kerja Sama, PLP Psikologi Dampingi RSUP Wahidin Tingkatkan Kualitas SDM

Kampus324 Dilihat

 

INDEPENDENews.com, MAKASSAR – Universitas Negeri Makassar (UNM) terus memperkuat perannya sebagai mitra strategis berbagai institusi.

Melalui Pusat Layanan Psikologi (PLP) Fakultas Psikologi, UNM menyerahkan laporan hasil Survei Kepuasan Pegawai Tahun 2025 kepada manajemen RSUP Dr. Wahidin Sudirohusodo, Rabu (10/9/2025), di Ruang Pertemuan PCC lantai 5 rumah sakit tersebut.

Kegiatan ini menjadi bukti nyata keterbukaan UNM untuk menjalin kerja sama lintas lembaga dalam penerapan keilmuan psikologi.

Laporan diserahkan langsung oleh Wakil Dekan Bidang Administrasi dan Keuangan Fakultas Psikologi UNM, Lukman, S.Psi., M.App., Psy, setelah dipaparkan oleh Ketua Tim Survei, Dr. M. Ahkam, M.Si., di hadapan jajaran direksi RSUP Wahidin, termasuk Direktur Utama Prof. Dr. dr. Syafri Kamsul Arif, Sp.An, KIC, KAKV.

Survei kepuasan pegawai yang dilaksanakan sejak Juni hingga Agustus 2025 ini dirancang dengan pendekatan kuantitatif dan kualitatif. Tim UNM yang dipimpin Ketua PLP, Nuraafni Indahari, S.Psi., M.Psi., Psikolog, bersama para dosen psikologi lainnya, menyusun instrumen pengukuran sesuai Permenpan RB Nomor 14 Tahun 2017.

Hasil survei tidak hanya menyajikan gambaran kepuasan pegawai, tetapi juga menghadirkan rekomendasi strategis untuk mendukung manajemen RSUP Wahidin dalam menciptakan lingkungan kerja yang lebih sehat dan produktif.

Dekan Fakultas Psikologi UNM, Prof. Dr. Ahmad Razak, S.Ag., S.Psi., M.Si., menegaskan bahwa kerja sama ini merupakan bagian dari komitmen universitas untuk menghadirkan solusi akademik yang aplikatif.

“UNM melalui PLP membuka ruang kolaborasi dengan berbagai institusi. Kami ingin memastikan bahwa keilmuan psikologi tidak berhenti di ruang kelas, tetapi benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, baik dalam dunia pendidikan, pelayanan publik, maupun kesehatan,” ujarnya.

Ia menambahkan, kerja sama serupa akan terus dikembangkan UNM sebagai bentuk kontribusi kampus dalam peningkatan kualitas sumber daya manusia di Sulawesi Selatan dan Indonesia.(*)