INDEPENDENews.com – Warga Kota Makassar akan memiliki alternatif baru layanan transportasi daring.
Aplikasi transportasi online Hoki Indonesia dijadwalkan resmi beroperasi di Makassar pada Rabu (7/1/2026).
Ditandai dengan kegiatan peluncuran yang berlangsung sore hari pukul 16.00 WITA di Cafe Capital, Jalan Jenderal Sudirman No. 72, Kecamatan Ujung Pandang, Makassar.
Perwakilan Hoki Indonesia Kota Makassar, Hendra Ardiansyah, menyampaikan bahwa kehadiran Hoki Indonesia bertujuan memberikan pilihan layanan transportasi dengan skema yang lebih berpihak kepada pengemudi.
Menurut Hendra, aplikasi tersebut menawarkan tarif per kilometer yang relatif terjangkau serta sistem pembagian pendapatan dengan porsi 85 persen untuk pengemudi. Selain itu, aplikasi diklaim memiliki ukuran ringan dan tidak memerlukan penggunaan kuota internet yang besar.
Aplikasi Hoki Indonesia telah tersedia di Play Store.
“Hoki Indonesia mulai resmi beroperasi di Makassar besok. Untuk pengemudi motor maupun mobil yang ingin bergabung, pendaftaran dapat dilakukan di kantor wilayah Sulawesi dengan membawa KTP dan STNK kendaraan,” ujar Hendra.
Ia menjelaskan, lokasi pendaftaran sementara berada di Warkop Cafe Capital O, Jalan Sudirman, bersamaan dengan kegiatan peluncuran aplikasi.
Hoki Indonesia sendiri merupakan aplikasi transportasi daring yang dikembangkan oleh sekelompok anak muda di Tuban dan Malang, Jawa Timur, dengan tujuan membuka peluang kerja melalui sektor transportasi berbasis digital.
“Hoki Indonesia adalah karya anak bangsa yang lahir dari ikatan persahabatan. Saat ini telah beroperasi di sekitar 45 daerah di Indonesia,” jelas Hendra.
Makassar menjadi kota pertama di kawasan Indonesia Timur yang menggelar peluncuran Hoki Indonesia.
Pihak pengelola menyatakan akan memperluas layanan ke berbagai wilayah lain di Sulawesi Selatan dalam waktu mendatang. (*)
- Pengabdian BPOM RI 25 Tahun: Kuatkan Arah Ketahanan Kesehatan Bangsa - 16 Januari 2026
- Pinrang Siap Jadi Role Model dalam Program Eliminasi TB Anak - 16 Januari 2026
- Menag Resmikan Kampung Kemandirian Pesantren di Bone - 8 Januari 2026
