INDEPENDENEWS.COM, MAKASSAR — Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Kota Makassar bersama Sahabat Yatim Indonesia menggelar Tabligh Akbar di lapangan indoor madrasah, Senin (5/10/2026).
Kegiatan ini menghadirkan Dai Nasional Ustadz Nur Maulana sebagai penceramah.
Sekitar 1.000 siswa, seluruh guru, dan tenaga kependidikan di madrasah tertua di Makassar itu mengikuti acara tersebut.
Acara dibuka dengan pembacaan shalawat dan ditutup dengan doa serta ajakan bersedekah untuk anak yatim Palestina.
Dalam ceramahnya, Nur Maulana mengajak seluruh warga madrasah memanfaatkan momentum ini untuk meningkatkan kasih sayang kepada sesama dan semangat belajar.
“Ananda sekalian tidak salah memilih madrasah. Kita melaksanakan Tabligh Akbar di madrasah yang sangat antusias menggelar kegiatan keagamaan. Saya juga alumni madrasah,” ujarnya.
Ia menjelaskan tiga kategori amal dalam ajaran Islam, yaitu amal ibadah, amal shaleh, dan amal jariyah. Ia juga menguraikan makna keberkahan hidup, yang dapat diwujudkan melalui muhasabah, silaturahmi, doa, dan sedekah.
“Kebahagiaan tidak hanya dirasakan ketika menerima sesuatu, tetapi juga ketika mampu berbagi dan melihat orang lain bahagia. Dari situ tumbuh rasa empati terhadap saudara-saudara kita yang membutuhkan, khususnya anak yatim dan masyarakat yang sedang berjuang dalam kondisi sulit,” urainya.
Wakil Kepala Madrasah (Wakamad) Humas MAN 1 Kota Makassar, Nurdin, mengatakan kegiatan ini merupakan agenda keagamaan, juga sarana mempererat silaturahmi.
Menurutnya, kolaborasi dalam Tabligh Akbar mencerminkan komitmen madrasah membangun budaya religius, baik dalam proses pembelajaran maupun kehidupan bermasyarakat.
“Pesan-pesan keagamaan yang disampaikan diharapkan menjadi bekal untuk mewujudkan cinta kepada sesama, termasuk berdonasi kepada anak yatim, baik di Indonesia maupun di Palestina,” jelas Nurdin.
Tabligh Akbar ini juga menjadi bagian dari program Selamatkan Yatim Palestina yang diinisiasi Sahabat Yatim Indonesia. (*)

