Tri Febrianto Jadi Ketua Umum IKA Kehutanan Unhas Periode 2027-2030, Pemimpin Termuda di Fakultas

INDEPENDENews.com, MAKASSAR — Tri Febrianto atau yang akrab disapa Buyung terpilih sebagai Ketua Umum Ikatan Alumni Kehutanan Universitas Hasanuddin (IKA Kehutanan Unhas) periode 2027-2030.

Ia adalah ketua IKA fakultas termuda se-Unhas.

Saat ini, pria kelahiran Kendari, 19 Februari 1989 ini berusia 37 tahun.

Buyung lebih muda dari ketua IKA FKG Unhas, drg Andi Rachmatika Dewi, Cicu, sapaan akrabnya berusia 42 tahun.

Tri Febrianto membawa semangat “Bersama Alumni, Kita Jaga Hutan, Kuatkan Kolaborasi, Raih Dampak Nyata” dalam menjalankan kepemimpinannya.

Dalam visi yang diusung, terdapat empat fokus utama, yakni membangun alumni solid, kolaborasi berkelanjutan, hutan lestari, serta masa depan yang lebih baik.

Dalam wawancara, Tri Febrianto menyampaikan bahwa amanah sebagai ketua umum IKA Kehutanan Unhas merupakan tanggung jawab bersama.

“Ini bukan hanya tentang saya, tetapi tentang bagaimana kita bersama-sama membangun rumah besar alumni Kehutanan Unhas. Amanah ini harus kita jalankan dengan semangat kebersamaan dan kolaborasi,” ujar mantan ketua cabang HMI Makassar Timur, Minggu (27/9/2026).

Menurut dia, alumni Kehutanan Unhas memiliki potensi besar karena tersebar di berbagai daerah dan bekerja dalam beragam sektor.

Kondisi tersebut dinilai menjadi modal penting untuk memperkuat kontribusi alumni terhadap pembangunan kehutanan dan lingkungan.

“Kita memiliki jaringan alumni yang luas dengan pengalaman dan kompetensi yang beragam. Potensi ini harus kita satukan sehingga keberadaan IKA Kehutanan Unhas benar-benar memberikan manfaat,” kata mantan sekretaris Badan HMI Sulselbar ini.

Perkuat Kolaborasi Alumni

Tri mengatakan, salah satu agenda yang akan menjadi perhatian adalah memperkuat komunikasi dan kolaborasi antarsesama alumni.

Menurutnya, organisasi alumni tidak cukup hanya menjadi wadah silaturahmi.

IKA Kehutanan Unhas, kata dia, harus mampu menjadi ruang untuk membangun kerja sama dan menghasilkan program yang memberikan dampak nyata.

“Kita ingin alumni tidak hanya berkumpul, tetapi juga berkolaborasi. Ada banyak hal yang bisa kita kerjakan bersama, mulai dari pengembangan sumber daya manusia, pendidikan, penelitian, lingkungan hingga kontribusi terhadap masyarakat,” tuturnya.

Ia juga menekankan pentingnya membangun hubungan yang kuat antara alumni, mahasiswa dan almamater.

Menurut Tri, regenerasi menjadi bagian penting agar jaringan alumni terus berkembang dan memberikan manfaat dalam jangka panjang.

“Kita ingin membangun hubungan yang semakin kuat antara alumni dan almamater. Mahasiswa hari ini adalah bagian dari keluarga besar alumni di masa depan,” ujarnya.

Jaga Kelestarian Hutan

Selain memperkuat organisasi alumni, Tri Febrianto menempatkan isu kelestarian hutan sebagai bagian penting dari kepemimpinannya.

Ia menyebut alumni Kehutanan Unhas memiliki tanggung jawab moral dan akademik untuk ikut menjaga keberlanjutan sumber daya hutan.

“Hutan bukan hanya persoalan lingkungan. Di dalamnya ada masyarakat, ekonomi, keanekaragaman hayati dan masa depan generasi berikutnya. Karena itu, pengelolaannya harus dilakukan secara berkelanjutan,” kata Tri.

Ia berharap alumni dapat mengambil peran lebih besar dalam menghadirkan solusi terhadap berbagai persoalan kehutanan.

Kolaborasi antara pemerintah, akademisi, dunia usaha, masyarakat dan alumni dinilai diperlukan untuk menghasilkan kebijakan serta program yang berkelanjutan.

“Kita tidak bisa bekerja sendiri. Semangat yang ingin kita bangun adalah kolaborasi. Bersama alumni, kita jaga hutan, kuatkan kolaborasi dan menghadirkan dampak yang nyata,” ujarnya.

Tri juga mengajak seluruh alumni untuk menjaga soliditas organisasi selama periode kepemimpinannya.

Ia mengatakan perbedaan latar belakang, profesi dan pengalaman justru dapat menjadi kekuatan jika disatukan dalam satu visi.

“Saya mengajak seluruh alumni untuk bersama-sama membangun IKA Kehutanan Unhas. Mari menjadikan organisasi ini sebagai rumah bersama, tempat kita saling menguatkan dan memberikan kontribusi terbaik,” katanya.

Ia berharap kepengurusan periode 2027-2030 dapat menghadirkan program yang tidak hanya dirasakan oleh alumni, tetapi juga memberikan manfaat bagi masyarakat dan lingkungan.

“Pada akhirnya, ukuran keberhasilan organisasi adalah seberapa besar manfaat yang bisa kita berikan. Karena itu, mari kita bergerak bersama dan menghadirkan dampak yang nyata,” tutup Tri. (*)

Profil

Tri Febrianto (Buyung)

Alumni Kehutanan UNHAS
Angkatan 2007

Tempat Lahir
Kendari, Sulawesi Tenggara, 19 Februari 1989.

Profesi: Pengusaha dan Aktivis Organisasi

Instagram
@trifebrianto70

PENDIDIKAN
2024 – Sekarang
Kandidat Magister Manajemen
Universitas Trisakti

2007 – 2012
S1 Kehutanan
Universitas Hasanuddin

2004 – 2007
SMA Negeri 1 Kendari

2004 – 2004
SMP Negeri 2 Kendari

1995 – 2001
SD Negeri 11 Kendari

PENGALAMAN KERJA
PT. AGRO TIMUR INDONESIA
Komisaris Utama

PT. RAISYA HAMDAMU MINERAL
Direktur Utama

PT. ANUGRAH LESTARI KENDARI
Direktur Utama

PT. MULAI DARI INDONESIA
Direktur

CV. JATI RAYA PERKASA
Komisaris

LEADERSHIP
BADAN PENGURUS PUSAT (BPP) HIPMI
2025 – Sekarang
Ketua Bidang Organisasi, Keanggotaan & Kelembagaan (OKK)

2022 – 2025
Ketua Bidang UMKM, Koperasi dan Kewirausahaan

2019 – 2022
Fungsionaris Organisasi, Keanggotaan dan Kelembagaan (OKK)

2015 – 2019
Fungsionaris Organisasi, Keanggotaan dan Kelembagaan (OKK)

KADIN SULAWESI TENGGARA
2021 – 2026
Wakil Ketua Umum

BPD HIPMI SULAWESI TENGGARA
Ketua Organisasi, Keanggotaan dan Kelembagaan (OKK)

BPC HIPMI KOTA KENDARI
Ketua Organisasi, Keanggotaan dan Kelembagaan (OKK)

HMI BADKO SULAWESI SELATAN-BARAT
Sekretaris Umum
2015 – 2016

HMI CABANG MAKASSAR TIMUR
Ketua Umum
2014 – 2015

KEMA KEHUTANAN Sylva Indonesia PC. UNHAS
Koordinator Jaringan Informasi & Advokasi
2010 – 2011. (*)