INDEPENDENews.com, MAKASSAR – Prof. Dr. Eko Hadi Sujiono, M.Si. menyerahkan berkas pendaftaran sebagai bakal calon Rektor Universitas Negeri Makassar periode 2027 sampai 2031 di Sekretariat Panitia Pemilihan Rektor UNM, Jumat (25/9/2026).
Setelah berkas diterima panitia, Prof. Eko menyampaikan bahwa keikutsertaannya berangkat dari rasa tanggung jawab kepada universitas yang telah membersamai perjalanan hidupnya sejak masa mahasiswa.
Ia ingin mengikuti setiap tahap dengan tertib dan menjaga suasana akademik yang sehat.
“Saya datang dengan rasa hormat kepada Senat, panitia, seluruh pimpinan, dan keluarga besar UNM. Kampus ini telah memberi saya pendidikan, ruang untuk tumbuh, kepercayaan, fasilitas, serta dukungan selama puluhan tahun. Pendaftaran ini merupakan salah satu cara saya membalas kebaikan itu melalui pengabdian yang lebih besar,” kata Prof. Eko.
Ia juga menyampaikan penghargaan kepada para rektor dan pemimpin terdahulu.
Menurutnya, setiap periode kepemimpinan meninggalkan pelajaran, capaian, dan fondasi yang patut dirawat. Perubahan yang dibutuhkan UNM harus tumbuh dari penghormatan terhadap kerja orang-orang yang lebih dulu membangun kampus.
Prof. Eko telah mengabdi sebagai dosen sejak 1993. Ia tetap menjalankan pengajaran, penelitian, pembimbingan mahasiswa, dan pengabdian kepada masyarakat di tengah berbagai tugas manajerial.
Pengalamannya meliputi Tim Pengembang UNM, pengelolaan program pendidikan guru nasional, dan bidang kerja sama dan pengembangan universitas.
Sejak 2010, Prof. Eko dipercaya menjalankan berbagai penugasan strategis Kementerian dalam pengembangan dosen dan sumber daya manusia pendidikan tinggi, mencakup karier dan penghasilan dosen, beban kerja, pendidikan doktor, serta integritas akademik.
Pengalaman tersebut membawanya terlibat langsung dalam perumusan sejumlah regulasi nasional, termasuk Permendiktisaintek Nomor 52 Tahun 2025 tentang Profesi, Karier, dan Penghasilan Dosen; Kepmendiktisaintek Nomor 39/M/KEP/2026 tentang Petunjuk Teknis Layanan Pengembangan Profesi dan Karier Dosen; serta PermenPANRB Nomor 14 Tahun 2026 tentang Jabatan Fungsional Dosen.
Keterlibatan pada ruang kebijakan yang sangat terbatas ini, disertai interaksi dengan perguruan tinggi di berbagai wilayah Indonesia, membentuk perspektif kepemimpinan yang memahami kebutuhan kampus dari tingkat nasional hingga daerah.
Dalam pencalonan ini, Prof. Eko memperkenalkan arah UNM Bahagia, Inovatif, Berdampak.
“Tagline yang saya bawa adalah Bahagia, Inovatif, dan Berdampak, dengan menerapkan prinsip corporate university dan good university governance menuju universitas unggul berkelas dunia,” tuturnya.
Pada tahap pendaftaran, ia memilih menyampaikan kerangka besarnya. Penjabaran program akan disampaikan pada forum resmi yang telah disiapkan panitia.
“Pemilihan rektor perlu menjadi ruang yang sejuk untuk menimbang pengalaman dan gagasan. Semua yang maju adalah kolega. Setelah rangkaian ini selesai, kita tetap berada dalam satu rumah dan memikul tanggung jawab yang sama terhadap UNM,” ujarnya.
Prof. Eko berharap proses pemilihan dapat memperkuat persaudaraan akademik dan menghasilkan pembicaraan yang jernih mengenai masa depan universitas.
Ia mengajak mahasiswa, dosen, tenaga kependidikan, alumni, serta mitra UNM melihat momentum ini sebagai kesempatan untuk bergerak bersama.
Berdasarkan jadwal panitia, penyampaian visi, misi, dan program kerja bakal calon dijadwalkan pada 2 sampai 3 November 2026. Tahap pemilihan calon rektor bersama Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi direncanakan berlangsung pada 17 Desember 2026. (*)
- Sosok Jenderal Antar Prof Eko Daftar Calon Rektor UNM, Eks Staf Khusus KSAD - 26 September 2026
- Prof Eko Hadi Sujiono Daftar Calon Rektor UNM, Siap Bawa Kampus Unggul Kelas Dunia - 26 September 2026
- Perindo Sulsel Matangkan Persiapan Verifikasi Parpol Menuju Pemilu 2029 - 21 September 2026
