INDEPENDENews.com, MAKASSAR — Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Perindo Sulawesi Selatan menggelar Workshop Partai Perindo dengan agenda Bedah Daerah Pemilihan (Dapil), persiapan verifikasi partai politik, serta Training of Trainers (TOT) KTA Offline.
Kegiatan yang berlangsung selama dua hari, 15–16 September 2026, tersebut digelar di Hotel Grand Asia Makassar dan diikuti jajaran pengurus serta anggota legislatif Partai Perindo dari berbagai daerah di Sulawesi Selatan.
Workshop tersebut dihadiri seluruh anggota DPRD kabupaten/kota se-Sulawesi Selatan. Selain itu, Ketua DPD Partai Perindo se-Sulsel turut hadir bersama sekretaris dan bendahara. Dengan demikian, setiap DPD mengirimkan tiga peserta untuk mengikuti kegiatan tersebut, ditambah jajaran pengurus DPW Partai Perindo Sulsel.
Workshop dibuka langsung oleh Sekretaris Jenderal DPP Partai Perindo, Dr. H. Ferry Kurnia Rizkyansyah, M.Si., yang sekaligus menjadi salah satu narasumber.
Dalam pemaparannya, Ferry menekankan pentingnya memaksimalkan seluruh potensi organisasi dalam menghadapi tahapan Pemilu 2029, termasuk kesiapan menghadapi proses verifikasi partai politik.
Menurut Ferry, kesiapan menghadapi Pemilu 2029 harus dilakukan sejak dini dengan memastikan struktur organisasi dan data partai memenuhi kebutuhan verifikasi.
“Untuk menghadapi Pemilu 2029, kita harus menggunakan semua potensi yang ada agar Partai Perindo bisa lolos dalam verifikasi sebagai syarat untuk ikut dalam agenda Pemilu 2029,” ujar Ferry.
Ia menambahkan, salah satu langkah yang perlu dilakukan adalah melakukan pemetaan dan bedah daerah pemilihan. Karena itu, jajaran DPD diharapkan segera melengkapi struktur kepengurusan serta berbagai data yang dibutuhkan.
Sementara itu, Ketua DPW Partai Perindo Sulawesi Selatan, Dr. Hayat Gani, M.Si., dalam sambutan sekaligus laporannya mengatakan bahwa workshop tersebut digelar untuk memperkuat kerja-kerja organisasi di lapangan.
Menurut Hayat, pemetaan Dapil menjadi bagian penting untuk mengetahui potensi serta tantangan yang dihadapi Partai Perindo di masing-masing wilayah.
Ia juga mendorong jajaran pengurus untuk mengoptimalkan figur-figur lokal yang memiliki pengaruh dan rekam jejak di tengah masyarakat.
“Kerja di akar rumput harus segera dilakukan. Kita tidak perlu terlalu banyak retorika, tetapi lebih banyak melakukan eksekusi di lapangan,” kata Hayat.
Hayat menegaskan bahwa kepercayaan publik menjadi salah satu modal penting bagi partai dalam menjalankan kerja politik dan organisasi. Karena itu, penguatan struktur tidak cukup hanya dilakukan secara administratif, tetapi harus dibuktikan melalui kerja konkret di lapangan.
Menurut dia, kerja organisasi perlu dilakukan secara berjenjang, mulai dari tingkat Dapil hingga DPD. Evaluasi lapangan juga perlu dilakukan secara berkala untuk mengidentifikasi berbagai kekurangan yang masih ada sehingga dapat segera diperbaiki sebelum memasuki agenda politik 2029.
“Struktur harus diuji melalui kerja konkret dari Dapil hingga DPD. Kita perlu melakukan evaluasi lapangan untuk mengetahui celah yang masih ada sehingga dapat segera diperbaiki,” ujarnya.
Selain Ferry Kurnia Rizkyansyah, workshop tersebut juga menghadirkan sejumlah narasumber dari jajaran pengurus DPP Partai Perindo, yakni Lukman Hakim, Gardian Muhammad, dan Stien Maria Schouten.
Melalui kegiatan tersebut, DPW Partai Perindo Sulsel menargetkan adanya penguatan pemahaman pengurus terkait pemetaan Dapil, konsolidasi organisasi, kelengkapan data serta persiapan menghadapi proses verifikasi partai politik menuju Pemilu 2029.
- Perindo Sulsel Matangkan Persiapan Verifikasi Parpol Menuju Pemilu 2029 - 21 September 2026
- Affandy Agusman Aris Kembali Emban Amanah Wakil Rektor IV UIT Periode 2026–2030 - 21 September 2026
- Antusiasme Petugas Haji, Ribuan PNS Siap Jadi Pelayan Tamu Allah di Kemenhaj - 17 September 2026
