Affandy Agusman Aris Kembali Emban Amanah Wakil Rektor IV UIT Periode 2026–2030

​Pengambilan sumpah jabatan pimpinan dilakukan langsung oleh Rektor UIT yang baru dilantik, Prof. Dr. Syamsir Dewang, M.Eng.Sc., F.Med., setelah sebelumnya Prof. Syamsir dilantik oleh Wakil Ketua Yayasan Indonesia Timur, Aminuddin, S.H., M.H. Agenda strategis ini disaksikan langsung oleh Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala LLDIKTI Wilayah IX Prof. Dr. dr. Budu, Ph.D., Sp.M(K)., Ketua Yayasan Indonesia Timur H. Haruna, M.A., M.B.A., serta jajaran civitas akademika dan pengelola RS Wisata UIT.

​Kepercayaan yang kembali diberikan kepada Dr. Affandy Agusman Aris menegaskan posisi strategis institusi dalam memperkuat kapasitas kolaborasi lintas sektor.

Sosok yang dikenal multidisipliner ini memiliki rekam jejak panjang sebagai akademisi, pengamat ekonomi, dan teknokrat.

Saat ini, Dr. Affandy juga menjabat sebagai Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Indonesian Intellectual Society—sebuah wadah independen dan profesional berstandar akademik tinggi yang aktif menjadi mitra kritis-konstruktif Pemerintah dalam mengawal berbagai program strategis Nasional.

​Dalam arah kebijakannya, Rektor UIT Prof. Syamsir Dewang menekankan pentingnya penguatan tata kelola perguruan tinggi yang baik (good university governance) serta akselerasi inovasi guna menjawab tantangan pembangunan nasional.

​”Fokus utama kita ke depan adalah perbaikan sistem manajemen tata kelola serta mendorong inovasi tinggi dalam pengembangan program studi yang selaras dengan kebutuhan pembangunan nasional,” tegas Prof. Syamsir.

Ia menambahkan bahwa UIT bertekad mencetak SDM unggul pada sektor vital, termasuk rencana pembukaan Program Studi Teknik Pertambangan, Fakultas Kedokteran, dan Profesi Apoteker.

​Kehadiran Bidang Kerjasama dan Inovasi yang dipimpin Dr. Affandy menjadi kunci eksekusi visi tersebut.

Dengan latar belakang akademis dan kepemimpinan organisasi nasional yang kuat, sektor kerja sama UIT diproyeksikan mampu memperluas kolaborasi riset, kemitraan industri, serta hilirisasi inovasi kampus, baik di tingkat lokal, Nasional, maupun Internasional

​Sementara itu, Plt. Kepala LLDIKTI Wilayah IX, Prof. Dr. dr. Budu, Ph.D., Sp.M(K)., menegaskan bahwa ekosistem besar yang dimiliki UIT mulai dari kuantitas mahasiswa, variasi prodi, hingga sarana pendukung seperti RS Wisata UIT merupakan modal utama dalam menghadapi era digitalisasi dan hybrid learning.

​Melalui penyegaran struktur pimpinan ini, UIT optimistis dapat memperkuat mutu akademik, memperluas jejaring kerja sama strategis, serta mengukuhkan peran aktifnya dalam mendukung pembangunan SDM di kawasan Indonesia Timur dan skala Nasional. (*)