Lima Jam Rezza Said Ngopi Bareng 11 Senior REI Sulsel, Ini yang Dibahas

Berita Utama, Sulsel30 Dilihat

INDEPENDENews.com, MAKASSAR – Rezza Pratama Said menghabiskan waktu sekitar lima jam berdiskusi bersama 11 pengembang senior REI Sulawesi Selatan.

Pertemuan berlangsung di ruang VIP Potokoffie, Jalan Haji Bau, Kota Makassar, Sabtu (19/9/2026).

Pertemuan dimulai sekitar pukul 13.00 Wita dan baru berakhir pukul 18.00 Wita.

Sejumlah senior REI Sulsel hadir dalam pertemuan tersebut.

Di antaranya mantan Ketua REI Sulsel yang kini menjabat Wakil Ketua Umum DPP REI Arief Mone, Haris Hody, Ambo Ala, Hoist Bachtiar, Annas Nambi, Suardi Darisa dan Aman.

Mereka makan siang, ngopi, sekaligus berdiskusi mengenai kondisi REI Sulsel.

Ambo Ala meninggalkan lokasi lebih dahulu sekitar pukul 15.30 Wita.

Sementara pertemuan berlanjut hingga azan Magrib berkumandang.

Pertemuan kemudian ditutup dengan foto bersama di ruang VIP Potokoffie.

Arief Mone mengatakan pembicaraan berlangsung panjang dan membahas masa depan REI Sulsel.

“Tentu yang dibicarakan panjang lebar seharian ini untuk kemajuan REI ke depan,” kata Arief Mone seusai pertemuan.

Menurut Arief, para senior membahas berbagai hambatan, kendala dan tantangan yang dihadapi pengembang dalam satu periode terakhir.

Mereka juga mendiskusikan sejumlah solusi untuk memperkuat organisasi pada periode berikutnya.

Arief berharap REI Sulsel dapat semakin kuat dan berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi daerah.

“Tentu harapan saya REI ke depan bisa lebih bagus dan memberikan kontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi Sulsel,” katanya.

Ia mengatakan siapapun yang nantinya memimpin REI Sulsel diharapkan mampu menjadikan organisasi sebagai rumah bersama para pengembang.

“Kita harap bisa membawa REI jadi rumah pengembang yang lebih baik dan bisa berkontribusi besar terhadap kemajuan ekonomi Sulsel,” ujarnya.

Senior Soroti Kriteria Ketua REI Sulsel

Arief juga menyampaikan sejumlah kriteria yang diharapkan dimiliki calon Ketua REI Sulsel.

Menurutnya, pemimpin organisasi harus mampu mengayomi seluruh anggota.

Pemimpin juga harus memiliki karakter, integritas dan jiwa kepemimpinan.

“Pada prinsipnya pemimpin harus bisa ayomi anggota, punya karakter, punya integritas dan punya jiwa kepemimpinan untuk majukan seluruh anggota REI Sulsel,” ujar Arief.

Ia menegaskan pertemuan tersebut tidak semata-mata membicarakan figur yang akan memimpin REI Sulsel.

Forum tersebut juga menjadi ruang untuk menyerap aspirasi para pelaku usaha properti.

Berbagai persoalan yang dihadapi pengembang menjadi bagian dari pembahasan.

“Kita sebagai wakil ketua umum DPP, ingin tangkap semua aspirasi, karena yang mau maju itu semuanya kader terbaik,” katanya.

Pertemuan tersebut berlangsung menjelang Musyawarah Daerah (Musda) REI Sulsel yang dijadwalkan digelar Oktober 2026.

Sejumlah nama telah muncul dalam dinamika pencalonan Ketua DPD REI Sulsel periode 2026–2029.

Dua nama yang mengemuka yakni Rezza Pratama Said dan Badris Salam.

Rezza merupakan Wakil Ketua REI Sulsel yang memiliki pengalaman di bisnis properti.

Ia bergerak pada segmen properti komersial maupun rumah subsidi.

Sementara Badris Salam merupakan pengusaha properti di bawah Bumi Pundi Karsa Holding Company.

Badris dikenal melalui pengembangan perumahan Bumi Findaria Mas di Moncongloe, Maros.

Ambo Ala Dorong Pemimpin Energik

Dalam dinamika menuju Musda REI Sulsel, sejumlah senior sebelumnya telah menyampaikan pandangan mengenai arah organisasi.

Salah satunya Ambo Ala, owner PT Graha Nusantara Lestari.

Ambo menilai tantangan industri properti semakin kompleks.

Karena itu, REI Sulsel membutuhkan kepemimpinan yang mampu menghadapi tantangan tersebut.

“Tentu kita berharap REI Sulsel ke depan lebih maju dari sekarang karena tantangan ke depan semakin luar biasa,” kata Ambo.

Ia juga mendorong munculnya pemimpin yang energik dan memiliki visi untuk mengembangkan organisasi.

“Kita butuhkan pemimpin energik, visioner, bisa memberdayakan semua anggota,” katanya.

Pertemuan lima jam bersama para senior tersebut menjadi bagian dari rangkaian komunikasi Rezza Pratama Said menjelang Musda REI Sulsel.

Sebelumnya, Rezza juga melakukan silaturahmi dengan sejumlah senior REI Sulsel dalam rangka menyampaikan visi dan gagasannya untuk organisasi.(*)