INDEPENDENews.com – Olimpiade Ahmad Dahlan Nasional (OlimpicAD) VIII bakal dimulai di Makassar pada 12–14 Februari 2026.
Berlangsung di Gedung Balai Sidang Kampus Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar.
Kegiatan dua tahunan yang diselenggarakan Pimpinan Pusat Muhammadiyah ini untuk pertama kalinya digelar di luar Pulau Jawa.
Dalam keterangannya, Ketua Panitia Lokal OlimpicAD VIII, Dr. Pantja Nurwahidin, mengatakan pihaknya telah melakukan berbagai persiapan sejak lebih dari setahun lalu.
Bahkan, pada Agustus 2025, panitia telah meluncurkan logo, maskot, dan sejumlah persiapan pendukung lainnya.
“Kami sebagai tuan rumah sudah lebih setahun dipercayakan mempersiapkan kegiatan ini. Seluruh persiapan untuk acara pembukaan maupun lomba besok sudah siap,” ujar Dr. Pantja saat konferensi pers di Kampus Unismuh Makassar, Rabu (11/2/2026).
Ia menambahkan, selain perlombaan, OlimpicAD VIII juga akan diramaikan berbagai kegiatan pendukung seperti senam massal, seminar, workshop hingg rakornas. yang juga akan berdampak pada perekonomian kota Makassar.
Pantja juga mengungkapkan, kegiatan ini rencananya akan dihadiri Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Prof. Haedar Nashir.
Sementara itu, Ketua Steering Committee, Prof. Baharuddin, menjelaskan OlimpicAD merupakan ajang kompetisi pendidikan yang rutin digelar setiap dua tahun oleh Muhammadiyah.
Ia menekankan, Makassar dipilih menjadi tuan rumah karena tingginya antusiasme warga Muhammadiyah di Sulawesi Selatan.
“Salah satu pertimbangan penunjukan Makassar sebagai tuan rumah, animo warga Muhammadiyah Sulsel terbilang tinggi sehingga perdana dilakukan di luar pulau jawa,” ungkapnya.
Menurut Baharuddin, jumlah cabang lomba pada OlimpicAD VIII juga mengalami peningkatan.
Jika pada pelaksanaan sebelumnya di jawa terdapat 34 cabang lomba, tahun ini bertambah menjadi 35 cabang lomba.
Ia berharap, ajang ini dapat menjadi wadah silaturahim dan juga pembinaan bagi siswa Muhammadiyah untuk berprestasi hingga tingkat internasional.
Pada OlimpicAD VIII, juara akan ditetapkan mulai peringkat pertama hingga kelima.
“Setelah Olimpiade ini, kami berharap peserta dapat melanjutkan prestasi hingga tingkat internasional,” katanya.
Terpisah, Tuan rumah Ketua Majelis Dikdasmen Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Sulsel, Prof. Erwin Akib, menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan kepada Sulsel sebagai tuan rumah.
Ia berharap kegiatan ini dapat menjadi awal penyelenggaraan olimpiade tingkat provinsi di masa mendatang.
“Animo peserta di Sulsel sangat tinggi, tercatat ada 1.587 peserta khusus dari Sulsel. Mudah-mudahan ke depan Sulsel bisa mengirim lebih banyak peserta, dan kita opitimis juara,” ujarnya.
Erwin juga menilai OlimpicAD menjadi bagian dari persiapan siswa Muhammadiyah dalam menghadapi Olimpiade Sains Nasional (OSN) yang jangkaunya lebih besar lagi.
Pada pelaksanaan OlimpicAD VIII, total peserta dan pendamping yang hadir diperkirakan mencapai 8.525 orang, terdiri dari 4.838 peserta dan 3.687 pendamping.
Peserta berasal dari seluruh Indonesia, mulai dari Aceh hingga Papua.
Kontingen terbanyak berasal dari Sulawesi Selatan dengan 1.587 orang, disusul Jawa Tengah 820 orang dan Daerah Istimewa Yogyakarta sebanyak 524 orang.
Secara keseluruhan, lebih dari 7.000 sekolah Muhammadiyah dari sekitar 158 kabupaten/kota di Indonesia turut berpartisipasi dalam ajang tersebut.
Kegiatan ini akan diawali, senam Anak Indonesia hebat yang diperkirakan akan diikuti sekitar 7.000 peserta pada Kamis 12 Februari 2026 pagi di Kampus Unismuh Makassar.
Lalu dilanjutkan dengan beberapa Workshop, yakni Workshop International Exchange School Muhammadiyah, Workshop Coding dan Kecerdasan Artifisial, serta Workshop Bekerja di Luar Negeri untuk Siswa SMK.
Lalu pembukaan berlangsung di Gedung Balai Sidang pukul 13.30 Wita. (*)
- PT. PLN IP UBP Tello-IZI Sulsel ‘Terangi’ Masjid Rahmatullah dengan Bantuan Sarana - 12 Februari 2026
- FKH Desak Pemerintah Hentikan Insinerator Talasalapang Berbahaya Bagi Warga - 12 Februari 2026
- Kick Off OlympicAD VIII di Makassar, Kontingen Sulsel Utus 1.587 Peserta, Optimis Raih Juara Umum - 12 Februari 2026
