Prof Ryas Rasyid dan Tamsil Linrung Kenang Prof Paturungi Parawansa Sebagai Pendidik dan Teladan

Berita Utama, Kampus229 Dilihat

INDEPENDENEWS.COM- Upacara penghormatan dan doa untuk almarhum Prof Dr. H. Paturungi Parawansa berlangsung khidmat, dihadiri oleh keluarga besar, sahabat, rekan sejawat, serta murid-murid beliau yang kini banyak berkiprah di tingkat nasional.

Peringatan 40 hari wafatnya Prof Paturungi berlangsung di kediamannya, jl Raya Pendidikan, Kota Makassar, Sulsel, Sabtu (25/10/2025).

Salah satu murid beliau, Prof. Dr. M. Ryaas Rasyid, memberikan testimoni penuh haru.

Ia mengenang sosok almarhum sebagai guru yang sabar dan berdedikasi tinggi sejak masa ia menempuh pendidikan di sekolah dasar.

“Saya berutang budi kepada beliau yang menanamkan nilai-nilai disiplin dan ketekunan sejak dini,” ujar Ryaas, yang pernah menjabat Menteri Negara Pendayagunaan Aparatur Negara serta Anggota Dewan Pertimbangan Presiden pada 25 Januari 2010.

Selain Prof. Ryaas, Dr. Jamarro Dulung juga turut memberikan testimoni.

Ia menyampaikan penghargaan atas jasa besar almarhum dalam membentuk karakter dan semangat belajar para siswanya.

Sejumlah tokoh hadir dalam acara tersebut, antara lain Prof. Dr. M. Ryaas Rasyid, Tamsil Linrung (Wakil Ketua DPD RI), Dr. H. Andi Jamaro Dulung, M.Si., Rektor UNM 2008-2016, Prof. Dr. Arismunandar, M.Pd., mantan Bupati Jeneponto Drs. Iksan Iskandar, M.M., serta Wali Kota Makassar periode 2010-2014, Dr. Ir. Ilham Arief Sirajuddin.

Hadir pula rekan-rekan dari Universitas Negeri Makassar (UNM) dan keluarga besar almarhum.

Dalam kesempatan itu, turut hadir Jalaluddin Mannagalli, B.Ec., yang baru saja menyelesaikan pendidikan magister di Peking University, serta putra dari Ibu Khofifah Indar Parawansa, yang ikut memberikan penghormatan kepada keluarga besar almarhum.

Pihak keluarga yang hadir meliputi Ibu Yuliana Paturungi Parawansa (istri almarhum) bersama anak, menantu, cucu, dan cicit: Drs. Eddy Parawansa, Prof. Dian Parawansa, Dr. Ir. Ayu Kartini Parawansa beserta suami M. Akram Aslam, S.E., serta cucu-cucu mereka — Dr. Saddam Rivanie, Dimas Parawansa, S.H., Maulida Widya Utari, S.E., Annisa Paramaswary, S.E., M.S.M. (dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis UNM), dan Achmad Yasin Zidan, S.H., M.H.

Sambutan keluarga disampaikan oleh Dr. Ir. Ayu Kartini Parawansa, M.P., yang menuturkan rasa terima kasih atas kehadiran dan doa dari seluruh hadirin.

Ia menegaskan bahwa semangat dan nilai-nilai pendidikan yang diwariskan almarhum akan terus hidup dalam diri keluarga dan para muridnya.(*)